Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Investor Waspada jelang Keputusan The Fed, Wall Street Berakhir di Zona Merah

RABU, 19 MARET 2025 | 09:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup melemah, mengakhiri kenaikan dua sesi beruntun. 

Saat ini investor bersikap hati-hati menjelang keputusan kebijakan moneter dari Federal Reserve (The Fed).  

The Fed akan merilis pernyataan kebijakan terbarunya, Rabu 19 Maret 2025 waktu setempat, yang diperkirakan mempertahankan suku bunga tidak berubah. 


Dikutip dari Reuters, Dow Jones Industrial Average ditutup turun 260,32 poin, atau 0,62 persen, menjadi 41.581,31. 

S&P 500 menyusut 60,46 poin, atau 1,07 persen, menjadi 5.614,66. 

Nasdaq Composite Index merosot 304,55 poin, atau 1,71 persen, menjadi 17.504,12. 

Beberapa pejabat di bank sentral AS itu memperingatkan agar The Fed tidak bergerak terlalu cepat dalam hal suku bunga. 

Harga impor AS naik pada Februari di tengah biaya yang lebih tinggi untuk barang-barang konsumen.

Saham Alphabet merosot 2,2 persen setelah perusahaan mengatakan akan membeli Wiz dengan harga sekitar 32 miliar Dolar AS dalam kesepakatan terbesarnya karena induk perusahaan Google tersebut berupaya menggandakan keamanan siber.

Saham Nvidia menyusut 3,35 persen. Sementara saham Tesla juga anjlok 5,34 persen setelah pialang RBC memangkas target harga saham pabrikan mobil listrik tersebut menjadi 120 Dolar AS dari semula 320 Dolar AS. 

Investor beralih ke aset safe haven, seperti emas. Emas diperdagangkan pada rekor tertinggi, setelah melewati 3.000 Dolar AS per ons untuk pertama kalinya minggu lalu.

Jumlah saham yang menurun lebih banyak daripada yang naik dengan rasio 1,69 banding 1 di NYSE dan rasio 1,93 banding 1 di Nasdaq.

Volume di bursa Wall Street tercatat 13,40 miliar saham, dibandingkan rata-rata 16,41 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya