Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Dolar AS Nyungsep Terhadap Euro tapi Perkasa versus Yen

RABU, 19 MARET 2025 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nilai tukar Dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap Euro pada penutupan perdagangan Selasa 18 Maret 2025.

Parlemen Jerman menyetujui rencana untuk lonjakan belanja besar-besaran. Persetujuan parlemen Jerman atas rencana belanja ini  mengakhiri konservatisme fiskal selama puluhan tahun. Pejabat berharap ini dapat menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan belanja militer bagi era baru pertahanan kolektif Eropa.
 
Hal ini menjadi salah satu yang mendorong Euro menguat 0,2 persen terhadap Dolar AS, menjadi 1,0945 Dolar AS.


Euro sempat menyentuh 1,0954 Dolar AS di awal sesi, level tertinggi sejak 10 Oktober.

Euro juga mendapat dukungan setelah data menunjukkan moral investor Jerman membaik lebih dari ekspektasi pada Maret.

Sementara terhadap Yen, Dolar AS mencapai titik tertinggi dua pekan yaitu 149,165 Yen per Dolar AS pada penutupan Selasa.

Pantauan RMOL, di Rabu pagi, satu  Dolar AS diperdagangkan 149,44 Yen di pukul 07.20.

Perumus kebijakan Bank of Japan (BOJ) diprediksi membahas seberapa besar risiko peningkatan perang dagang Amerika terhadap ekonomi Jepang pada hari ini, Rabu 19 Maret 2025.

Di tempat lain, Dolar Australia turun 0,4 persen menjadi 0,6358 Dolar AS setelah melesat ke level tertinggi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya