Berita

Kantor Kementerian Perdagangan didemo terkait peredaran oli dan sparepart palsu/Ist

Nusantara

Kemendag Didemo Buntut Peredaran Oli Palsu

RABU, 19 MARET 2025 | 01:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag) didemo massa pada Selasa, 18 Maret 2025.

Demo ini digelar mahasiswa yang tergabung sebagai Aliansi Mahasiswa Banten Peduli Demokrasi (AMBPD). Mereka gerah karena menemukan banyak oli dan sparepart palsu yang beredar luas di pasaran.

"Kami menyuarakan keresahan publik atas praktik terselubung produksi massal oli dan sparepart palsu yang dilakukan oleh sindikat produsen ilegal," ujar koordinator aksi, Daffa.


Pihaknya mengklaim telah menemukan oli dan sparepart palsu di Kota Tangerang. Daffa menduga, terdapat oknum-oknum yang menciptakan sistem monopoli pasar, di mana peredaran oli palsu dikendalikan sindikat tertentu.

"Kami menduga kuat sindikat ini dipimpin oleh seseorang berinisial Y yang beroperasi di kawasan pergudangan Sentra Dadap, Kabupaten Tangerang, serta H di kawasan Kavling DPR, Kecamatan Cipondoh," ungkapnya.

Atas temuan itu, ia meminta pemerintah segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai bengkel kendaraan roda dua yang turut menjual oli palsu. Lebih tegas lagi, Kemendag diminta mencabut izin usaha perusahaan yang terbukti memproduksi dan mengedarkan suku cadang ilegal.

"Siapa pun yang terlibat dalam membekingi mafia oli harus segera ditindak tanpa pandang bulu," tegasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya