Berita

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko/Humas Polri

Presisi

Insiden Penggerebekan Sabung Ayam

Tiga Anggota Bhayangkara yang Gugur Dibawa ke Kampung Halaman

SELASA, 18 MARET 2025 | 15:49 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tiga anggota Polres Way Kanan yakni AKP Anumerta Lusiyanto, Aipda Anumerta Petrus Aprianto dan Briptu Anumerta Ghalib yang meninggal dunia akan dimakamkan di kampung halamannya masing-masing. 

Ketiganya gugur usai ditembak saat menggerebek judi sabung ayam pada Senin, 17 Maret 2025.

"Briptu M. Ghalib korban akan dimakamkan di kampung halamannya yaitu di Bandar Lampung dan AKP Lusiyanto serta Aipda Petrus Aprianto itu di daerah Way Kanan," kata Karopenmas Div Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan di Mabes Polri pada Selasa, 18 Maret 2025.


Di sisi lain, soal perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini bakal disampaikan langsung oleh Polda Lampung. 

Hingga saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan dengan meminta keterangan dari saksi serta mengumpulkan barang bukti.

"Kami berharap semuanya menunggu hasil daripada hari ini akan dilakukan, telah dilakukan, sedang dilakukan ya autopsi di Polda Lampung Rumah Sakit Bhayangkara," kata Trunoyudo.

Di kesempatan lain, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari mengatakan, ketiga korban mengalami luka tembak di bagian kepala yang dilakukan oleh orang tak dikenal.

"Benar terjadi peristiwa penembakan," kata Yuni saat dikonfirmasi.

Awalnya 17 personel Polres Way Kanan mendatangi tempat sabung ayam. Namun tiba-tiba mereka ditembaki oleh orang tak dikenal, sehingga tiga personel gugur dalam tugas.

Kini, jenazah ketiga personel telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk proses autopsi dan penyelidikan lebih lanjut.

Proses autopsi telah selesai dilaksanakan pada Senin malam. Polda Lampung masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait peristiwa ini. Informasi lebih lanjut akan disampaikan sesuai perkembangan yang ada.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya