Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

BPS: Indonesia Borong Kurma Mesir Selama Ramadan 2025

SELASA, 18 MARET 2025 | 13:10 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia tercatat melakukan impor kurma dalam jumlah besar menjelang bulan Ramadan 2025. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa impor kurma Indonesia pada Februari 2025 mencapai 16,47 ribu ton dengan nilai mencapai 18,09 juta Dolar AS. 

Proses impor ini, kata Amalia bahkan sudah dimulai lima bulan sebelum puasa dimulai.


"Impor kurma terbesar berasal dari Mesir, sebanyak 9,24 ribu ton dengan share 56,12 persen terhadap total kurma yang diimpor oleh Indonesia," katanya dalam konferensi pers, Senin 17 Maret 2025.

Selanjutnya, Arab Saudi menjadi pengirim kurma terbesar kedua dengan total 2,69 ribu ton kurma, yang berkontribusi 16,32 persen terhadap total impor, sementara Uni Emirat Arab (UEA) menyumbang 1,19 ribu ton atau 7,22 persen.

Secara kumulatif, total impor kurma Indonesia pada dua bulan pertama tahun 2025 mencapai 32,89 ribu ton dengan nilai 38,76 juta Dolar AS. 

Sebagian besar pasokan kurma berasal dari Mesir, yang menyumbang 58,95 persen dari total impor. Arab Saudi menyumbang 13,87 persen, diikuti oleh UEA (8,96 persen), Tunisia (5,87 persen), dan Iran (4,39 persen).

Amalia juga menegaskan bahwa bulan Januari dan Februari 2025 mencatatkan angka impor tertinggi, seiring dengan persiapan menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 31 Maret 2025.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya