Berita

Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi di Jakarta pada Senin sore, 17 Maret 2025/RMOL

Politik

Istana: PPPK Jalur Afirmasi 2024 Terakhir, Selanjutnya CASN Wajib Tes

SENIN, 17 MARET 2025 | 23:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) melalui jalur Perjanjian Kerja (PPPK) afirmasi (tanpa tes) tahun 2024 akan menjadi yang terakhir di angkat. 

Selanjutnya, wajib melakukan ujian masuk melalui tes guna mengukur kompetensi dan memastikan jabatan diisi oleh ASN yang mumpuni di bidangnya. 

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi kepada awak media di Jakarta pada Senin, 17 Maret 2025. 


"Jadi pengangkatan-pengangkatan yang dari daerah-daerah yang banyak itu untuk ASN ini afirmasi yang terakhir. Untuk selanjutnya, semua CASN akan mengikuti tes yang reguler," kata dia. 

Hasan menilai, ASN dibutuhkan untuk bekerja di sektor pelayanan publik dalam jangka panjang, berbeda dengan politikus yang masa jabatannya lebih fleksibel.  

Sehingga dibutuhkan kompetensi, analisis jabatan, dan penempatan yang sesuai dengan kebutuhan pemerintahan saat ini.  

"Kalau orang politik kayak saya, itu lima tahun bisa hilang. Jangankan lima tahun, enam bulan juga bisa, bisa hilang, tiga bulan juga bisa hilang. Tapi ASN, dia akan berpuluh-puluh tahun di situ," ujarnya.  

Lebih lanjut, Ketua PCO itu mengimbau agar lowongan CASN yang dibuka setiap tahun tidak dianggap sebagai sekadar lapangan kerja, karena setiap pengisian posisi tetap harus berdasarkan kompetensi yang tepat.  

"Jangan jadikan ini hanya sekedar pembukaan lapangan kerja. Itu statementnya Pak Menteri Sekretaris Negara tadi. Karena ini kan CASN itu pelayan publik, pelayan masyarakat," tegasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya