Berita

Ketua MPR Ahmad Muzani/RMOL

Politik

Muzani: Kami Tegas Menolak Proposal Presiden Trump

SENIN, 17 MARET 2025 | 19:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua MPR Ahmad Muzani menerima Penasihat Khusus Presiden Palestina yang juga merangkap Menteri Kehakiman, Yang Mulia Mahmoud Al Habbash beserta delegasi, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Yang Mulia, Zuhair S.M Alshun di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 17 Maret 2025.

Pada kesempatan ini, Muzani menegaskan sikap dan dukungan pemerintah Indonesia terhadap kemerdekaan dan kedaulatan negara Palestina serta mengecam segala bentuk agresi dan penjajahan yang dilakukan oleh Israel.

"Kami juga menolak dengan tegas proposal Presiden Trump yang ingin memindahkan rakyat Palestina ke sejumlah negara tetangga seperti Mesir, Yordania, bahkan Indonesia," tegas Muzani di lokasi.


Sekjen Partai Gerindra itu merasa warga Palestina berhak mendapatkan hidup yang layak dan wacana yang dikeluarkan Presiden AS itu bukan solusi terbaik.

"Kami merasa rakyat Palestina berhak hidup dan berdaulatan di tanahnya sendiri. Wacana pemindahan itu bukanlah solusi konflik, itu sama saja sebuah pengusiran terhadap bangsa Palestina di tanahnya sendiri," jelasnya.

Muzani mengatakan bangsa Indonesia akan terus melakukan advokasi pembelaan terhadap kemerdekaan Palestina.

Palestina, lanjut dia, adalah salah satu negara yang pertama mengakui kemerdekaan bangsa Indonesia ketika itu. Dan Indonesia, sampai hari ini masih konsisten untuk terus menyuarakan kemerdekaan Palestina melalui forum-forum dunia seperti PBB, OKI, dan Liga Muslim.

"Kami bangsa Indonesia yang berjarak ribuan kilometer jauhnya dengan Palestina, tapi kami merasa dekat dan selalu memberikan dukungan secara konsisten agar Palestina bisa menjadi negara yang merdeka dan berdaulat. Karena bagi Indonesia Palestina adalah saudara kami, dan bagi Palestina Indonesia adalah saudara," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya