Berita

Suasana Rapat Baleg DPR membahas RUU PPMI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 17 Maret 2025/RMOL

Politik

Baleg DPR Ngotot Perjuangkan Amnesti di Rapat Keputusan RUU PPMI

SENIN, 17 MARET 2025 | 14:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Badan Legislasi (Baleg) DPR menggelar rapat keputusan hasil penyusunan UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) tahap pertama.

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Baleg Bob Hasan, Wakil Ketua Ahmad Doli Kurnia, Sturman Panjaitan, Martin Manurung dan Iman Syukri dan dihadiri oleh 15 anggota Baleg DPR.

Rapat itu digelar terbuka untuk membahas sejumlah pasal-pasal tentang pekerja migran Indonesia.


"Mengagendakan pengambilan keputusan atas hasil penyusunan undang-undang perlindungan pekerja migran," ujar Bob Hasan dalam rapat di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR, Senayan, Senin, 17 Maret 2025.

Pihaknya lantas meminta izin kepada seluruh anggota Baleg DPR untuk menyetujui jalannya rapat dengan agenda keputusan penyusunan UU Perlindungan Pekerja Imigran.

"Apakah agenda rapat ini dapat disetujui?" tanyanya.

"Setuju," tutupnya.

Baleg DPR mengusulkan adanya nomenklatur pemberian amnesti untuk PMI. 

Usulan itu disampaikan Ketua Baleg DPR, Bob Hasan, dalam rapat pleno Panja Penyusunan RUU tentang Perubahan Ketiga atas UU 18/2017 tentang PPMI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin, 3 Maret 2025.

Bob Hasan menyatakan, banyak pekerja migran Indonesia yang bekerja secara ilegal di luar negeri perlu segera didata dan dilindungi. 

Menurutnya, permasalahan ini terjadi karena sebagian besar perusahaan yang mengirimkan pekerja migran juga tidak memenuhi standar hukum.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya