Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Rapat di Hotel Mewah, Publik Curiga Ada Draft Selundupan di Revisi UU TNI

MINGGU, 16 MARET 2025 | 11:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah dan legislatif berulang kali menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan negara. Namun publik justru dihadapkan pada pemandangan yang bertolak belakang.

Salah satu yang menuai kritik tajam adalah pembahasan revisi Undang-Undang TNI yang baru-baru ini digelar di sebuah hotel mewah. Keputusan ini langsung memicu pertanyaan besar di kalangan masyarakat dan netizen.

"Orang mulai berpikir, kalau mau konsisten, kenapa nggak sidang di DPR aja, kan ada ruang-ruang sidang DPR? Kenapa mesti dibawa ke hotel?" tanya pengamat politik Rocky Gerung lewat kanal YouTube miliknya, Minggu, 16 Maret 2025.


Kecurigaan publik memuncak dengan muncul dugaan bahwa ada bagian dari rancangan undang-undang yang tidak dipublikasikan bahkan diselundupkan, sehingga publik tidak bisa terlibat dalam diskusi kebijakan yang sangat strategis ini.

"Apakah nanti juga ada semacam draft yang tidak edarkan ke publik sehingga percakapan publik tidak dilibatkan dalam pembahasan undang-undang yang sangat strategis itu," jelas Rocky.

Selain itu, ada ketakutan bahwa revisi UU TNI ini bisa melonggarkan keterlibatan militer di sektor sipil. Padahal, yang seharusnya dibenahi adalah sistem rekrutmen sipil, bukan justru membuka jalan bagi militer untuk mengisi posisi yang kosong.

"Kan seharusnya rekrutmen sipil itu yang dibuat lebih ketat," tandas dosen ilmu filsafat yang akrab disapa RG tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya