Berita

mencari barang-barang dari rumah mereka yang hancur pada Sabtu, 15 Maret 2025 di Poplar Bluff, Missouri/Net

Global

Tornado dan Badai Dahsyat Terjang AS Tengah, 27 Tewas

MINGGU, 16 MARET 2025 | 09:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sedikitnya 27 orang tewas dan puluhan lainnya cedera pada hari Sabtu, 15 Maret 2025 setelah tornado dan badai dahsyat melanda wilayah Amerika Serikat bagian tengah.

Cuaca ekstrem ini menyebabkan kerusakan besar, termasuk atap rumah yang hancur dan truk besar yang terbalik, sementara peramal cuaca memperingatkan adanya lebih banyak tornado yang diperkirakan akan terjadi selama akhir pekan.

Di Kansas, delapan orang tewas dalam kecelakaan yang melibatkan lebih dari 50 kendaraan. Polisi setempat mengungkapkan bahwa kecelakaan ini dipicu oleh rendahnya visibilitas akibat badai debu yang sangat hebat. 


"Badai debu ini benar-benar sangat mengerikan dan membuat visibilitas hampir tidak ada," kata salah satu saksi, seperti dimuat AFP.

Patroli Jalan Raya Negara Bagian Missouri melaporkan 12 kematian yang terkait dengan badai.

Gambar-gambar yang dibagikan oleh pihak berwenang menunjukkan perahu-perahu yang bertumpuk di atas satu sama lain di marina yang rusak parah akibat cuaca. 

Polisi juga melaporkan adanya pohon-pohon tumbang, kabel listrik terputus, serta kerusakan besar pada bangunan. Beberapa daerah terdampak sangat parah akibat tornado, badai petir, dan hujan es besar.

"Itu adalah hal paling menakutkan yang pernah saya alami. Begitu cepat, telinga kami hampir pecah," ujar Alicia Wilson, yang dievakuasi dari rumahnya di Missouri, saat berbicara dengan stasiun TV KSDK.

Enam orang dilaporkan tewas di Wayne County, Missouri, tiga orang di Ozark County, dan masing-masing satu orang di Butler, Jefferson, dan St Louis, kata polisi. 

Sementara itu, lebih jauh ke selatan di Texas, otoritas setempat melaporkan bahwa empat orang tewas dalam kecelakaan kendaraan yang terkait dengan badai debu dan kebakaran yang mengurangi jarak pandang di jalan-jalan.

Di negara bagian Arkansas, pejabat setempat mengonfirmasi tiga orang tewas dan 29 orang terluka akibat badai tersebut. 

Gubernur Sarah Huckabee Sanders segera mengumumkan keadaan darurat dan menyatakan telah berbicara dengan Presiden Donald Trump. 

"Dia berkata untuk memberi tahu orang-orang Arkansas bahwa dia mencintai mereka dan dia serta pemerintahannya siap membantu dengan apapun yang kita butuhkan setelah tornado tadi malam," tulis Sanders di akun media sosialnya.

Hingga Sabtu malam, sekitar 200.000 rumah dan bisnis di seluruh Amerika Serikat bagian tengah dilaporkan terputus pasokan listrik, menurut data dari poweroutage.us. 

Badan Cuaca Nasional (NWS) memperingatkan bahwa tornado lebih lanjut diperkirakan akan terjadi pada hari Sabtu, terutama di negara bagian pesisir Teluk bagian tengah, seperti Mississippi dan Tennessee. 

"Banyak tornado besar, beberapa di antaranya mungkin memiliki lintasan panjang dan berpotensi dahsyat, akan terus berlanjut hingga malam ini," ujar NWS dalam pernyataannya.

Tornado merupakan kolom udara berputar yang menyentuh tanah dari awan badai kumulonimbus besar. 

Wilayah Amerika Serikat bagian tengah dan selatan, seperti Texas, Oklahoma, dan Kansas, dikenal sebagai "Lorong Tornado" karena kondisi geografis dan meteorologi yang unik. 

Di kawasan ini, angin dengan suhu yang sangat bervariasi bertemu di dalam awan badai yang sangat kuat, menciptakan tornado yang sangat dahsyat. 

Kebanyakan tornado terjadi pada bulan Mei hingga Juni, meskipun kejadian seperti ini dapat terjadi kapan saja.

Pada tahun 2024, Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) melaporkan bahwa 54 orang tewas akibat insiden yang terkait dengan tornado di Amerika Serikat.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya