Berita

Soksi dan Fokusmaker Papua Barat buka puasa bersama dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas kelas llB Manokwari, Sabtu, 15 Maret 2025/Ist

Nusantara

Soksi dan Fokusmaker Papua Barat Gelar Bukber dengan Warga Binaan

MINGGU, 16 MARET 2025 | 07:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Depidar Soksi dan Bakorda Fokusmaker Papua Barat menggelar buka puasa bersama dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas kelas llB Manokwari, Sabtu, 15 Maret 2025.

Wakil Ketua Depidar Soksi Papua Barat, Alexander Dedaida mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini dilakukan sebagai bentuk  aksi kemanusiaan dengan warga binaan lapas yang ada  di  Manokwari.

Ia menambahkan, dalam buka puasa bersama ini pihaknya menyerahkan 200 nasi kotak, beraneka ragam jajanan kue, es Buah, juga Bingkisan hadiah untuk lomba hafalan juz Am'ma dan Tartil Al-Qur'an


Ia berharap, dengan adanya kunjungan bersama warga binaan di lapas, pihak lain juga akan melakukan hal yang sama.

Senada dengan Dedaida, Rudi Timisela, selaku pengurus Soksi menyebut bahwa kegiatan kunjungan ini dapat memberikan semangat baru bagi warga binaan dalam menjalani masa hukuman dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan positif. 

Ia Mengajak generasi muda untuk terus mengabdi pada ide dan gagasan.

Sekretaris Bakorda Fokusmaker Papua Barat, Israel Imbiri menambahkan bahwa buka puasa bersama bersama WBP Lapas Kelas IIB Manokwari merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan SOKSI dan Fokusmaker di bulan Ramadhan ini. 

"Buka puasa ini merupakan rangkaian kegiatan kami di bulan Ramadhan ini, dalam waktu dekat rencananya Soksi dan Fokusmaker Papua Barat akan melakukan kegiatan berbuka puasa bersama dan santunan anak yatim," jelas dia dalam keterangannya, Minggu, 16 Maret 2025.

Perwakilan dari lapas bidang kerohanian, Anto menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan upaya pembinaan kepada warga binaan  dan berharap adanya pembinaan dan  partisipasi dari organisasi-organisasi Kemasyarakatan lainnya  seperti yang dilakukan Soksi dan Fokusmaker saat ini.

"Di antara warga binaan kami ada sebagian yang memang sudah merasa ditinggalkan oleh keluarganya, tidak pernah dibesuk sama sekali. Jangan sampai mereka merasa terbuang dari Masyarakat sehingga nanti setelah Kembali kurang percaya diri bergaul dengan masyarakat," jelas Anto.

Sehingga dengan kehadiran organisasi kemasyarakatan pihaknya berharap warga binaan  merasakan perhatian dari luar sehingga nanti ketika sudah selesai menjalani masa penahanan dan kembali ke masyarakat seperti biasa dan bisa lebih baik lagi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya