Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi/Istimewa

Publika

Lebaran: Momentum Mempererat Persatuan dan Menjaga Keutuhan Bangsa

OLEH: OKTA KUMALA DEWI
MINGGU, 16 MARET 2025 | 00:54 WIB

LEBARAN selalu menjadi momen yang dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Selain sebagai puncak dari ibadah puasa selama bulan Ramadan, Lebaran juga menjadi ajang untuk memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan. 

Namun, bagi Indonesia, yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya, momen Lebaran ini memiliki makna yang lebih dalam. yakni sebagai kesempatan untuk mempererat persatuan dan menjaga keutuhan bangsa melalui stabilitas keamanan.

Ramadan, dengan segala amalan dan ritualnya, bukan hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas spiritualitas secara vertikal (hablumminallah) tetapi juga secara horizontal (hablumminannas). Selama sebulan penuh, umat Islam dilatih untuk berempati, saling tolong-menolong, dan peduli terhadap sesama. 


Kegiatan berbagi dengan mereka yang membutuhkan melalui zakat fitrah, infaq, atau sekadar berbagi makanan sahur dan berbuka adalah bagian dari proses pembentukan karakter sosial yang lebih peka dan peduli. Itulah mengapa bulan Ramadan dapat dianggap sebagai latar belakang yang penting bagi terciptanya solidaritas sosial yang lebih kuat, yang selanjutnya menjadi modal besar bagi kita untuk menjaga harmoni di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Idulfitri atau Lebaran adalah puncak dari perjalanan spiritual tersebut, momen di mana umat Islam merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa. Lebaran bukan hanya soal kembali ke fitrah, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan sosial, saling memaafkan, dan memperkuat persatuan. 

Tradisi mudik, yang sudah menjadi bagian dari budaya Indonesia, memberikan kesempatan bagi keluarga-keluarga yang terpisah oleh jarak untuk berkumpul dan merayakan kebersamaan. Mudik menjadi simbol kebersamaan, di mana perbedaan agama, suku, maupun status sosial sementara terlupakan demi merayakan ikatan keluarga dan persatuan bangsa.

Pada 2025, diperkirakan lebih dari 146 juta orang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran, yang mencakup sekitar 52 persen dari total penduduk Indonesia. Mengingat besarnya angka pemudik tersebut, pengamanan dan kesiapan transportasi menjadi sangat krusial. Pemerintah sudah mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan mudik tahun ini berjalan lancar dan aman.

Sebagai anggota Komisi I DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan TNI, penulis mengapresiasi dengan berbagai upaya yang dilakukan untuk mendukung kelancaran mudik. Salah satu inisiatif penting yang dilakukan oleh Kemkomdigi adalah peluncuran "MudikPedia 2025", buku elektronik yang menyediakan panduan lengkap tentang jalur mudik, informasi tentang lalu lintas, dan berbagai fasilitas penting lainnya, seperti posko pengamanan dan tempat istirahat di sepanjang jalur mudik. 

MudikPedia ini hadir untuk mempermudah masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik dengan lebih efisien dan aman. Melalui platform ini, para pemudik dapat mengakses informasi terkait kondisi lalu lintas terkini, rute alternatif, dan tempat perhentian yang diperlukan selama perjalanan.

Selain itu, TNI telah menyiapkan lebih dari 66 ribu personel untuk mendukung pengamanan selama periode mudik. Personel TNI ini akan disebar di berbagai titik vital, seperti bandara, stasiun, terminal, dan pos-pos pengamanan lainnya. TNI juga akan mengerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista), termasuk pesawat dan helikopter, untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik. 

Semua ini adalah upaya besar untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, baik yang sedang dalam perjalanan maupun yang berada di lokasi tujuan mudik.

Lebaran tahun ini menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk mempererat tali persatuan bangsa Indonesia, yang terdiri dari beragam suku, budaya, dan agama. Dalam semangat Lebaran, kita seharusnya mengedepankan kebersamaan dan saling mendukung dalam mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan lebih bersatu. 

Penulis berharap mudik tahun ini berjalan dengan lancar, aman, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh pemudik, sehingga keluarga dapat berkumpul dalam suasana penuh damai.

Penulis juga ingin menekankan bahwa momen Lebaran kali ini harus menjadi titik awal untuk lebih menumbuhkan semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat. Pemerintah, bersama dengan TNI, Polri, dan berbagai pihak terkait lainnya, harus terus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama dalam perjalanan mudik yang melibatkan jutaan orang. 

Semoga Lebaran kali ini bukan hanya membawa kebahagiaan bagi setiap individu, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan persatuan bangsa Indonesia. Mari kita jaga Lebaran ini sebagai momentum untuk memperkokoh persatuan, keamanan, dan stabilitas bangsa Indonesia.

* Penulis adalah Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya