Berita

Jeffrie Geovanie/Net

Politik

Jeffrie Geovanie Bisa Bahayakan Presiden Prabowo, jika Dipilih Gantikan Erick Thohir

SABTU, 15 MARET 2025 | 21:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rumor Menteri BUMN Erick Thohir bakal digantikan oleh pendiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jeffrie Geovanie, dinilai berbahaya bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Mengingat, Jeffrie Geovanie merupakan loyalis Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Demikian analisa Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, kepada Kantor Berita Ekonomi dan Politik RMOL, Sabtu, 15 Maret 2025.

“Secara politis hal itu tentu membahayakan posisi Prabowo. Prabowo berpeluang digerogoti dari internal kabinetnya yang hingga saat ini masih loyalis Jokowi,” ujar Jamiluddin.


Menurut Jamiluddin, jika Jeffrie Geovanie menjadi Menteri BUMN, di mata publik Prabowo bisa saja akan dinilai tidak ubahnya bonekanya Jokowi.

“Hal ini akan menjatuhkan reputasi dan kredibilitas Prabowo,” kata dia.

Dalam jangka pendek, kata Jamiluddin, kepercayaan masyarakat terhadap Presiden Prabowo pun diyakininya akan turun drastis. Hal ini tentu akan mempengaruhi dukungan masyarakat kepada Prabowo.

Selain itu, Jamiluddin juga berpandangan bahwa Jeffrie Geovanie tidak kompeten untuk menduduki posisi menteri BUMN. Latar belakang Jeffrie Geovanie tak cukup meyakinkan untuk menduduki posisi tersebut.

“Kalau tetap dipaksakan, ada kesan Prabowo memilih menteri bukan atas dasar kapasitas, tapi lebih pada pertimbangan politis,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya