Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Pemerintah Pusat dan Provinsi Harus Turun Tangan Atasi Banjir Parah di Bekasi

SABTU, 15 MARET 2025 | 21:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah pusat (Pempus) dan pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Barat, diharapkan turun tangan mengatasi banjir parah yang terus terjadi di Bekasi.

Pakar ilmu pemerintahan, Efriza menilai, tata kelola pemerintahan kota maupun kabupaten Bekasi tidak pernah dapat menyelesaikan masalah banjir.

Sebab sepengetahuannya, masalah banjir di Bekasi telah terjadi selama kurang lebih 5 tahun ke belakang, tetapi pemerintah daerahnya tidak pernah mampu menyelesaikan.


"Artinya perlu dilakukan kerjasama pemerintah pusat dan pemerintah provinsi," tutur Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, pada Sabtu, 15 Maret 2025.

Efriza memandang, Pempus dan Pemprov Jawa Barat dapat turun tangan menangani persoalan banjir di Bekasi, apabila sebab utamanya adalah soal infrastruktur.

"Jika memang permasalahan bendungan atau tanggul adalah hal prioritas, ini tentu tidak repot, sebab gubernurnya adalah dari Gerindra sedangkan presidennya juga dari Gerindra," ujarnya.

"Sehingga prosesnya tidak lama, hanya permintaan ini harus diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat atau sebaiknya datang dari inisiatif pemerintah pusat," demikian Efriza menambahkan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya