Berita

Konferensi pers pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Indonesia di Gaza City, di Kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta pada Jumat, 14 Maret 2025/RMOL

Global

Indonesia Bangun RS Ibu dan Anak di Gaza, Biaya Capai Rp402 Miliar

JUMAT, 14 MARET 2025 | 19:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Maemuna Center Indonesia bersama Aqsa Working Group (AWG) menginisiasi pembangunan pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Indonesia di Gaza City, Palestina.

Ketua Presidium Aqsa Working Group (AWG) M. Anshorullah menjelaskan bahwa latar belakang pendirian RSIA di Gaza adalah karena sebanyak 60 persen korban genosida di sana merupakan perempuan dan anak-anak. 

Sementara itu, di Gaza tidak ada RSIA yang memberikan pelayanan kesehatan khusus ibu dan anak. Adapun rumah sakit khusus anak telah hancur akibat serangan Israel.


"Di Gaza sendiri belum ada RS khusus ibu dan anak. Ada RS anak tapi hancur," ujarnya dalam konferensi pers di Kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta pada Jumat, 14 Maret 2025. 

Selain itu, kata Ansarallah, rencana pembangunan RSIA Indonesia telah mendapat sambutan yang amat baik dari mendiang Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh. 

"Ketika kami mengajukan proposal ini pimpinan di sana, kita sempat ketemu Ismail Haniyeh disambut dengan baik," kata dia. 

Program kemanusiaan tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Baznas RI, serta Kementerian Kesehatan Palestina.

Ketua Maemuna Center Indonesia, Onny Firyanti Hamidi menyebut pembangunan RSIA Indonesia bukan hanya sekadar membangun infrastruktur kesehatan, tetapi juga bentuk solidaritas nyata bangsa Indonesia untuk Palestina. 

"Ini adalah langkah konkret untuk memastikan bahwa perempuan dan anak-anak di Gaza memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak," kata dia. 

RSIA Indonesia akan dibangun di atas tanah wakaf seluas 5.000 meter persegi, yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Palestina. Lokasinya berada di dekat Rumah Sakit Anak Al-Rantisi (Al-Rantisi Children Hospital) di Gaza City.

Disebutkan bahwa rumah sakit ini akan terdiri dari empat lantai, termasuk basement, dengan luas total bangunan mencapai 10.310 meter persegi.

Onny mengatakan dana yang dibutuhkan untuk membangun RSIA Indonesia di Gaza sebesar Rp402 Miliar, dengan tahap awal penggalangan dana sebesar Rp201 Miliar. 

"Sejumlah organisasi kemanusiaan dan lembaga zakat di Indonesia telah menyatakan komitmennya untuk mendukung Rp402 Miliar, penggalangan dana ini," ungkapnya.  

Sebagai bagian dari persiapan pembangunan, tim advance akan diberangkatkan ke Gaza pada akhir Maret atau awal April 2025. 

"Tim ini akan melakukan survei teknis dan memastikan kesiapan lokasi pembangunan rumah sakit," paparnya.

Sementara rencana peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan RSIA Indonesia di Gaza akan dilakukan pada pertengahan atau akhir April 2025.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya