Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ketidakpastian Tarif Bikin Harga Emas Berkilau

JUMAT, 14 MARET 2025 | 06:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas naik ke rekor tertinggi pada penutupan perdagangan Kamis 13 Maret 2025 atau Jumat pagi WIB. Pemicunya adalah ketidakpastian tarif yang meningkat dan spekulasi pada pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve.

Dikutip dari Reuters, emas spot menguat 1,6 persen menjadi 2.979,76 Dolar AS per ons. Logam ini melambung hampir 14 persen sepanjang tahun. 

Sementara, harga emas berjangka Amerika Serikat (AS) ditutup naik 1,5 persen menjadi 2.991,3 Dolar AS.
 

 
Kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump yang maju-mundur  membantu kenaikan emas, sementara bank sentral diperkirakan mempertahankan suku bunga acuannya dalam kisaran 4,25-4,50 persen.

Bank sentral AS itu menurunkan suku bunga sebesar 100 basis poin sejak September, tetapi menghentikan siklus pelonggarannya pada Januari. Trader memperkirakan perumus kebijakan the Fed akan melanjutkan pemotongan biaya pinjaman pada pertemuan Juni.

Data dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan harga produsen (PPI) tidak berubah secara tak terduga sepanjang Februari, sementara indeks harga konsumen (CPI) naik 0,2 persen bulan lalu setelah meningkat 0,5 persen pada Januari.

China saat ini melanjutkan pembelian emasnya untuk bulan keempat berturut-turut pada Februari, menurut data People's Bank of China.

Perak spot melesat 1,4 persen menjadi 33,69 Dolar AS per ons. Platinum naik 0,6 Persen menjadi 990,25 Dolar AS.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya