Berita

Ketua DPP Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Perpabri) Agum Gumelar/Ist

Politik

Agum Gumelar Tertawa saat DPR Tanyai Pangkat Letkol Teddy

KAMIS, 13 MARET 2025 | 11:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua DPP Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) Agum Gumelar merespons polemik kenaikan pangkat Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dari Mayor menjadi Letkol. 

Pasalnya, kenaikan pangkat Sekretaris Kabinet (Seskab) itu terbilang kilat. 

Dalam rapat dengar pendapat di DPR yang diunggah melalui akun TikTok @johnabdulwroz, Agum Gumelar sontak tertawa saat diajukan pertanyaan oleh anggota DPR terkait Teddy Indra Wijaya. 


Agum menegaskan bahwa soal kenaikan pangkat Teddy sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden. Sehingga pihaknya tidak bisa mengintervensi hal tersebut. 

“Hahahaha. Kasus Pak Teddy itu kasus eh itu kita tidak bisa, itu kewenangan ada di Presiden,” kata Agum dikutip Kamis 13 Maret 2025.

“Kita enggak bisa, apa lantas Pepabri mau “Pak jangan Pak,” tidak juga kita bisa begitu. Jadi itu kewenangan penuh di tangan Presiden,” sambungnya. 

Sebab, kata Agum, Presiden merupakan Panglima Tertinggi TNI.

“Presiden itu penguasa tertinggi di darat, udara, laut, kita jangan, ya Pepabri pun enggak bisa. Itu (soal Teddy) kuasanya Presiden, diskresinya Presiden,” tandas Agum.



Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya