Berita

Ilustrasi mata uang rupiah/Ist

Politik

Pemerintah Harus Jujur Coretax Bermasalah

KAMIS, 13 MARET 2025 | 11:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah sebaiknya tidak menutup-nutupi permasalahan dalam Sistem Inti Administrasi Perpajakan (Coretax) yang menyebabkan anjloknya penerimaan negara lewat pajak.

"Pemerintah tidak bisa menunda lagi untuk mengakui secara jujur masalah Coretax dan penerimaan negara," kata pakar ekonomi dan kebijakan publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat kepada wartawan, Kamis 13 Maret 2025.

Nur Hidayat menegaskan bahwa transparansi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan pasar dan masyarakat terkait pajak.


Permasalahan Coretax, kata Nur Hidayat, bukan hanya masalah teknis tapi juga persoalan mendasar yang mengancam kelangsungan fiskal negara.

"Ketika sistem perpajakan gagal berfungsi optimal, basis penerimaan negara lumpuh, dan pemerintah tidak memiliki ruang fiskal untuk menjalankan program-program prioritas," katanya.

Ia mengurai dalam konteks Indonesia, di mana belanja sosial seperti bansos, subsidi energi, hingga program populis, seperti makan siang gratis sangat bergantung pada penerimaan pajak.

"Maka kegagalan Coretax dapat berdampak luas pada stabilitas sosial dan ekonomi nasional," tutup Nur Hidayat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya