Berita

Kapten Hendrik Pardamean Hutagalung/Ist

Pertahanan

Hendrik PH, Teman Seangkatan Teddy Masih Berpangkat Kapten

Padahal Peraih Adhi Makayasa Akmil 2011
KAMIS, 13 MARET 2025 | 09:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kenaikan pangkat Mayor Teddy Indra Wijaya menjadi Letnan Kolonel (Letkol) menyeret nama Kapten Hendrik Pardamean Hutagalung (PH).
Hendrik merupakan peraih penghargaan Adhi Makayasa dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2011 lalu.

Hendrik tercatat sebagai teman seangkatan Teddy Indra Wijaya di Akmil Magelang tahun 2011. 

Artinya, meski menyandang lulusan terbaik 2011, namun pangkat Hendrik berada dua tingkat di bawah Teddy Indra Wijaya.

Artinya, meski menyandang lulusan terbaik 2011, namun pangkat Hendrik berada dua tingkat di bawah Teddy Indra Wijaya.

Dikutip dari berbagai sumber, Hendrik merupakan putra dari Biller Hutagalung yang berprofesi sebagai wiraswasta. 

Hendrik tercatat bersekolah di SD dan SMP Yayasan Pupuk Kaltim. Setelah itu, Hendrik melanjutkan sekolahnya di SMA Taruna Nusantara hingga lulus di tahun 2007. 

Kemudian Hendrik masuk Akmil dan lulus pada tahun 2011. 

Hendrik bukan cuma peraih Adhi Makayasa, namun juga menjadi lulusan terbaik Diklapa I di tahun 2011. 

Hendrik juga peraih Pedang Tri Sakti Wiratama yang diberikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia juga sempat menuntut ilmu di Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil jurusan Teknik Sipil. 

Setelah itu, Hendrik menyelesaikan pendidikannya hingga S2 di Strategic Studies The Australia National University pada tahun 2021. 

Salah satu prestasi yang sangat membanggakan diraih olehnya adalah ketika sukses jadi penerima penghargaan internasional dalam program Engineer Captain Career Course (ECCC) di Fort Leonard Wood. 

Saat ini Hendrik menjabat sebagai Pasi Batalyon Satria Sandi Yudha. 

Sebelumnya Hendrik sempat bertugas sebagai Dankipur A Yon Satria Sandi Yudha Kostrad pada 2018.










Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya