Berita

Ilustrasi (Foto: reuters.com)

Bisnis

Danantara Tepis Resesi, IHSG Kampiun Asia

RABU, 12 MARET 2025 | 22:47 WIB | OLEH: ADE MULYANA

OPTIMISME di kalangan pelaku pasar di Jakarta terlihat kukuh dan meyakinkan dalam menjalani sesi perdagangan pertengahan pekan ini, Rabu 12 Maret 2025. Usai terjebak dalam keresahan akibat sentimen global pada sesi perdagangan kemarin, investor di Jakarta terlihat sangat mampu untuk menaklukkan sentimen suram global yang masih bertahan.

Laporan dari jalannya sesi perdagangan di Wall Street sebelumnya menunjukkan, seluruh Indeks yang kembali jatuh dalam zona merah, menyusul bertahannya kekhawatiran pelaku pasar akan ancaman Resesi pada perekonomian AS akibat kebijakan penaikkan tarif masuk oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Laporan lebih jauh menyebutkan, potensi risiko atau peluang terjadinya resesi di AS yang kini meningkat di kisaran 35 persen dibanding sebelumnya yang sebesar 15 persen akibat kebijakan tarif masuk oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.


Namun pelaku pasar di Asia yang sempat memberikan perhatian pada kekhawatiran tersebut kemudian mampu beralih netral hingga membuat kinerja Indeks di Asia berakhir mixed. Investor di Asia akhirnya mencoba mengantisipasi sentimen lain terutama rilis data inflasi AS yang diagendakan pada Rabu malam nanti waktu Indonesia Barat.

Pesimisme akhirnya mulai mereda di Asia, dan kinerja Indeks beralih mixed. Hingga sesi perdagangan sore ditutup, Indeks Nikkei (Jepang) berakhir flat alias naik sangat tipis 0,07 persen di 36.819,09, sementara Indeks KOSPI (Korea Selatan) melompat curam 1,47 persen di 2.574,82 dan Indeks ASX200 merosot tajam 1,32 persen di 7.786,2.

Pola dan sentimen di Asia yang sedang beralih reda dari pesimisme ancaman resesi AS kemudian mampu dimaksimalkan oleh pelaku pasar di Jakarta untuk melakukan rebound teknikal dalam rentang sangat tajam. Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya konsisten menapak zona penguatan tajam di sepanjang sesi perdagangan.

Jalannya sesi perdagangan juga diwarnai rilis penjualan ritel yang diklaim tumbuh 0,5 persen pada Januari lalu yang sekaligus mencerminkan terjadinya perlambatan dibanding bulan sebelumnya yang dilaporkan tumbuh 1,8 persen. Namun rilis data domestik ini tak terlalu memberikan sokongan tambahan bagi lonjakan IHSG yang telah cukup tajam.

IHSG kemudian memungkasi sesi hari ini dengan melambung curam 1,82 persen untuk terhenti di 6.665,04. Lonjakan IHSG kini bahkan telah menjadi yang paling tajam di Asia. Pantauan lebih rinci dari jalannya sesi perdagangan di Jakarta memperlihatkan, kinerja empat saham BUMN terkemuka yang masuk dalam jajaran Danantara yang kompak membukukan lonjakan tajam seakan menepis sentimen ancaman resesi AS.

Saham BBRI melambung 2,63 persen setelah ditutup di Rp3.890, BMRI melompat 2,95 persen di Rp4.880, BBNI melonjak 1,79 persen di Rp4.530, dan TLKM melesat 3,37 persen di Rp 2.450.

Tinjauan RMOL juga menunjukkan, empat saham Danantara tersebut yang masuk dalam tujuh besar saham teraktif ditransaksikan berdasar nilai perdagangan yang sekaligus mencerminkan kontribusi signifikan pada lompatan IHSG.

Selain mendapatkan sokongan dari saham Danantara, kinerja moncer IHSG kali ini juga ditopang oleh sejumlah besar saham unggulan yang mampu menutup sesi di zona hijau, seperti: BBCA, ASII, INDF, PGAS, LSIP, ICBP, LSIP, SMGR dan ISAT.

Catatan RMOL menunjukkan, sikap pelaku pasar di bursa Asia dan global, yang secara keseluruhan kini mencoba mencermati perkembangan terkini dari implementasi kebijakan tarif Trump terutama menyangkut produk baja dan aluminum dari Kanada.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya