Berita

BBN Airlines/Ist

Bisnis

Baru Terbang Tahun Lalu Maskapai BBN Airlines Setop Operasi, Tak Laku?

RABU, 12 MARET 2025 | 15:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Maskapai penerbangan PT BBN Airlines Indonesia resmi menghentikan operasional penerbangan berjadwalnya. 

Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Lukman F. Laisa, mengungkapkan bahwa penerbangan terakhir BBN Airlines untuk rute berjadwal dilakukan pada Januari hingga pertengahan Februari 2025. 

"PT. BBN Indonesia Airlines saat ini sudah berhenti beroperasi melayani rute berjadwalnya. Terakhir beroperasi secara berjadwal melayani rute CGK-PNK pp dan CGK-DPS pp adalah pada  pertengahan Februari 2025. Sementara rute CGK-SUB pp sudah berhenti beroperasi dari Januari 2025," kata Lukman dalam keterangannya kepada RMOL pada Rabu 12 Maret 2025.


Maskapai yang merupakan anak usaha Avia Solutions Group berbasis di Dublin, Irlandia, ini padahal baru mulai melayani penerbangan komersial pada 27 September 2024. 

Namun, dalam evaluasi kinerja, tingkat keterisian penumpang atau load factor maskapai selama periode Winter 2024 (November 2024 - Januari 2025) hanya mencapai rata-rata 50 persen.

“Alasan berhenti beroperasi adalah karena tingkat isian penumpang yang rendah,” jelas Lukman.

Ia merinci load factor pada beberapa rute utama BBN Airlines, yakni:

CGK-DPS: 51 persen
CGK-PNK: 60 persen
CGK-SUB: 42 persen

Meskipun menghentikan layanan berjadwal, Lukman menegaskan bahwa BBN Airlines masih akan beroperasi untuk penerbangan tidak berjadwal atau charter, khususnya untuk kargo. 

"PT. BBN Indonesia Airlines masih beroperasi melayani penerbangan tidak berjadwal (charter) khusus kargo dan juga akan melayani penerbangan tidak berjadwal (charter) utk penumpang/kargo," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya