Berita

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini/Ist

Politik

Tak Paham Tupoksi

Pecat Menteri PANRB Rini Widyantini!

RABU, 12 MARET 2025 | 07:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Prabowo Subianto agar segera memecat Rini Widyantini dari jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Pasalnya, Rini Widyantini telah membuat kegaduhan karena mengeluarkan kebijakan penundaan pengangkatan Calon Aparatur Negeri Sipil (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.

Menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, kebijakan penundaan tersebut mengakibatkan 1,7 juta orang menjadi pengangguran baru.


"Kalau saya lihat, kekonyolan dari Menteri PANRB ini ini justru menambah kegaduhan," kata Kang Tamil kepada RMOL, Rabu 12 Maret 2025.

Padahal, kata Kang Tamil, semua lini dari pemerintahan Prabowo saat ini sedang giat-giatnya membenahi sisi-sisi pemerintahan untuk meningkatkan kepercayaan publik.

"Tidak ada kata lain selain copot menteri PANRB ini. Ini karena dia tidak tahu apa yang dia kerjakan," kata Kang Tamil.

Di mata Kang Tamil, Rini Widyantini juga tidak paham posisi tupoksinya sebagai menteri PANRB.

Setelah memecat Rini dari jabatan menteri PANRB, kata akademisi Universitas Dian Nusantara ini, maka segera dilakukan pelantikan terhadap CASN dan PPPK yang sudah dinyatakan lulus.

"Secepatnya SK-nya harus turun, dan negara harus memperhatikan gaji mereka sejak Oktober hingga hari ini Maret," kata Kang Tamil.



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya