Berita

Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto/RMOL

Pertahanan

66.714 Prajurit TNI Bersinergi dengan Polri Amankan Idulfitri 2025

SELASA, 11 MARET 2025 | 00:38 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 66.714 prajurit dari tiga matra (TNI AD, TNI AL, dan TNI AU) akan diperbantukan kepada Polri (BKO) maupun sebagai pasukan siaga di masing-masing wilayah dalam rangka pengamanan Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Jumlah itu dipastikan oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 10 Maret 2025.

Agus menjelaskan, para prajurit yang bertugas akan bersinergi dengan Polri serta instansi lainnya untuk memastikan keamanan masyarakat selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri.


"Saya yakin sinergitas TNI-Polri, serta kementerian dan lembaga lainnya, juga akan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri 1446 H," ujar Agus.

Agus mengungkapkan, pihaknya telah mengidentifikasi berbagai objek vital yang memerlukan perhatian khusus selama periode tersebut, dengan berkaca pada Lebaran 2024.

"TNI sendiri telah mengidentifikasi berbagai objek vital yang memerlukan pengamanan khusus selama periode Ramadan dan Idulfitri. Beberapa objek kegiatan masyarakat yang mendapat prioritas pengerahan personel TNI di antaranya adalah masjid, bandara, stasiun, terminal, pusat perbelanjaan, hingga lokasi pariwisata," jelasnya. 

"Selain itu, juga terdapat pos-pos terpadu untuk memantau situasi dan pos-pos di beberapa rest area maupun tempat lain yang dianggap membutuhkan pengerahan TNI," sambungnya.

Sebagai bentuk kesiapan, TNI juga mendukung pengamanan dengan mengerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista), meliputi 9 unit pesawat (Boeing, Hercules, CN, dan Cassa), 12 unit helikopter, serta kendaraan taktis, truk, dan ambulans.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya