Berita

Ketua DPP IMM Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Muh. Idil/Ist

Politik

IMM Siap Demo Besar Jika Prabowo Tak Copot Yandri

SENIN, 10 MARET 2025 | 23:26 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menindaklanjuti demonstrasi Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) pada Jumat, 7 Maret 2025, kini IMM kembali mengultimatum pemerintah untuk segera mencopot Mendes Yandri Susanto. 

“Sebagai kelanjutan dari amarah di demonstrasi Kemendes kemarin, kami ultimatum pemerintah, utamanya Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil sikap yang lugas dan tegas. Mencopot Yandri Susanto,” kata Ketua DPP IMM Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Muh. Idil dalam keterangannya, Senin, 10 Maret 2025.

Sebagaimana diketahui, DPP IMM baru-baru ini menggemparkan publik akibat aksi demonstrasi yang diikuti ratusan kader IMM di depan kantor Kemendes, Kalibata, Jakarta Selatan. 


Dalam demonstrasi ini, IMM mengutuk berbagai macam pernyataan dan tindakan bermasalah yang dilakukan oleh Yandri dalam kapasitasnya sebagai Mendes PDT. Dalam pandangan IMM, Yandri dinilai melanggar etika sebagai pejabat publik. 

Bukan hanya itu, IMM mendesak Presiden untuk melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap program pembangunan desa dengan mengedepankan prinsip transparansi. 

“Seluruh prasyarat untuk memecat Yandri saya kira sudah terpenuhi. Sekarang tinggal menanti sikap tegas dari Presiden. Dan hingga hari ini, saya masih berprasangka baik Prabowo bisa tunjukkan keberaniannya,” lanjut Idil.

Idil juga memberi ultimatum kepada pemerintah untuk menurunkan eskalasi demonstrasi yang lebih besar dan diselenggarakan di depan Istana Presiden Jakarta. 

“Demo ini akan terus berlanjut jika pemerintah tidak merespons aspirasi kami. Kami selanjutnya akan selenggarakan aksi di Istana Presiden kalau Yandri tidak segera dicopot oleh Presiden Prabowo,” tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya