Berita

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo usai menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral soal kesiapan pengamanan Idulfitri 2025 di Auditorium Mutiara Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta Selatan pada Senin, 10 Maret 2025/RMOL

Presisi

2.835 Posko Pengamanan Bakal Didirikan Sambut Arus Mudik

SENIN, 10 MARET 2025 | 21:50 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 2.835 posko Lebaran Idul Fitri 2025 akan didirikan selama Operasi Ketupat berlangsung.

Hal ini dipastikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat koordinasi lintas sektoral soal kesiapan pengamanan Idulfitri 2025 di Auditorium Mutiara Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta Selatan pada Senin, 10 Maret 2025.

"Secara umum tadi dilaporkan bahwa kegiatan pengamanan kita kali ini melibatkan kurang lebih 2.835 posko terdiri dari 1.738 pospam, 788 posyandu, dan 309 pos terpadu dan mengamankan 126.736 objek pengamanan," terang Kapolri.


Posko itu akan difungsikan sebelum puncak arus mudik yang diprediksi terjadi mulai 28 Maret.

"Arus mudik antara 28 sampai dengan 30 Maret," ujar Kapolri.

Setelah arus mudik, Posko juga dipersiapkan dalam menghadapi puncak arus balik Lebaran 2025.

Peristiwa arus balik diperkirakan terjadi pada 5-7 April mendatang.

"Puncak arus balik di tanggal 5 sampai 7 April 2025. Oleh karena itu, kita melaksanakan rencana kegiatan Operasi Ketupat yang dibagi menjadi dua versi," jelasnya.

Adapun Operasi Ketupat 2025 digelar dengan penyesuaian di sejumlah wilayah. 

Wilayah Lampung sampai Bali akan menggelar Operasi Ketupat 2025 selama 17 hari.

"Sedangkan untuk polda yang lain akan dilaksanakan 14 hari dimulai tanggal 23 (Maret) untuk yang 8 polda dan tanggal 26 Maret untuk yang 28 polda lain," pungkas Kapolri.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya