Berita

Ketua Umum PEPABRI Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin 10 Maret 2025/RMOL

Politik

PEPABRI Jamin Revisi UU TNI Tak Hidupkan Dwifungsi ABRI

SENIN, 10 MARET 2025 | 20:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) meyakini bahwa revisi Undang Undang (UU) Nomor 34/2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak akan mengembalikan Dwifungsi ABRI.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum PEPABRI Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR membahas masukan terkait perubahan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin 10 Maret 2025.

“PEPABRI sangat konsen masalah ini. Dan PEPABRI menyatakan tidak akan pernah kembali kita menjadi Dwifungsi ABRI,” tegas Agum.


Sebab, kata Agum, belakangan mencuat isu di tengah masyarakat bahwa revisi UU TNI akan mengembalikan dwifungsi ABRI seperti era Orde Baru.

“Ada hal yang saya baca seolah olah timbul kecurigaan. ini bukan di lingkungan DPR kali ya, tapi di lingkungan masyarakat secara umum terhadap rencana undang-undang ini seolah olah akan timbul kembali dwifungsi ABRI,” jelasnya.

Namun demikian, Agung menjelaskan bahwa ABRI dengan seluruh kekuatan elemen bangsa lainnya merasa bersama-sama turut serta memerdekakan bangsa Indonesia.

“Sehingga ketika bangsa ini telah merdeka, bersepakatlah para komponen yang berperan memerdekakan bangsa ini, untuk what's next setelah kita merdeka,” tandas dia.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya