Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pasokan Langka, Jepang Mulai Lelang Beras Cadangan

SENIN, 10 MARET 2025 | 13:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jepang mulai melelang stok beras daruratnya. Kementerian Pertanian Jepang mengatakan mulai melelang beras cadangan negara hari ini, Senin 10 Maret, dalam upaya membantu menekan harga bahan pokok nasional yang melonjak.

Kekurangan beras yang disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari panen yang buruk akibat cuaca panas hingga "kepanikan membeli" akibat peringatan "gempa besar" musim panas lalu telah menyebabkan harga naik hampir dua kali lipat dalam setahun.

Keadaan tersebut diperburuk dengan aksi beberapa bisnis yang menyimpan persediaan mereka dan menunggu waktu yang paling tepat untuk menjual.


Dikutip dar AFP, Jepang menyimpan sekitar satu juta ton beras untuk keadaan darurat.

Selama ini, Jepang memanfaatkan cadangan berasnya untuk bencana. Langkah lelang terpaksa ditempuh untuk pertama kalinya. 

Para pejabat mengatakan 150.000 ton akan tersedia dalam tiga hari penawaran. Ini adalah lelang pertama dari dua lelang yang direncanakan untuk memanfaatkan cadangan beras nasional.

Kementerian pertanian diharapkan mendapatkan penawar yang tepat untuk 150.000 ton beras. Jika itu berhasil maka ada rencana untuk melepaskan 60.000 ton lagi jika diperlukan.

Para ahli mengatakan beberapa faktor telah menyebabkan krisis tersebut.

Pada Agustus 2024,  rak-rak di beberapa toko kosong setelah pemerintah memperingatkan kemungkinan "gempa besar", bersamaan dengan salah satu topan paling dahsyat dalam beberapa dekade dan hari libur tahunan Obon.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya