Berita

Sebanyak 38 Bikkhu atau Bhante dari Thailand melakukan perjalanan spiritual Thudong menuju Indonesia/Ist

Politik

Pererat Hubungan Indonesia-Thailand

Presiden Prabowo Diharapkan Jamu 38 Bhikkhu Thudong

SENIN, 10 MARET 2025 | 11:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebanyak 38 Bikkhu atau Bhante dari Thailand melakukan perjalanan spiritual Thudong dengan berjalan kaki melintasi Malaysia dan Singapura sebelum tiba di Indonesia. 

Pengamat sosial dan politik Adian Radiatus mengatakan, perjalanan sejauh lebih dari 5.000 km ini bukan sekadar ujian fisik, tetapi juga latihan melepas kemelekatan duniawi dan menempa batin.

"Memang kunjungan rombongan Thudong ini bukan yang pertama kali, tetapi khusus tahun 2025 ini tampaknya menjadi lebih istimewa," kata Adian lewat keterangan tertulis, Senin 10 Maret 2025.


Kedatangan rombongan Thudong ke Indonesia tahun ini menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan perayaan Waisak di Candi Borobudur pada Mei 2025. 

Kehadiran mereka mendapat perhatian luas, termasuk dari umat Buddha dan pemerintah. Kementerian Agama, melalui Direktorat Bimas Buddha, mengoordinasikan pengamanan serta penyambutan mereka sebagai tamu negara.

Menariknya, perjalanan ini juga mencerminkan harmoni antarumat beragama. Dalam perjalanan sebelumnya, para Bhikkhu pernah singgah di masjid dan diterima dengan penuh kehangatan.

"Tentu merupakan kehormatan bagi kedua belah pihak bila Presiden RI Prabowo Subianto berkenan menerima kunjungan persinggahan ini ketika berada di Jakarta, sebelum menuju perjalanan selanjutnya.Demikian pula dengan pimpinan MUI bila dimungkinkan," ungkapnya.

Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, kedatangan Thudong ini diharapkan semakin mempererat hubungan kedua negara serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam keberagaman.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya