Berita

Kepala Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Mardani Ali Sera/Ist

Politik

Indonesia Bisa Belajar dari Vietnam soal Pertumbuhan Ekonomi

SENIN, 10 MARET 2025 | 10:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah maju Vietnam dalam membangun ekonominya diapresiasi Kepala Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Mardani Ali Sera.

Mardani menilai Indonesia bisa mengambil pelajaran berharga dari Vietnam, terutama dalam reformasi birokrasi dan efektivitas pemerintahan.

"Vietnam terus berbenah. Reformasi birokrasi, penyederhanaan rantai pengambilan keputusan, termasuk desentralisasi jadi kata kuncinya," kata Mardani lewat akun X miliknya, Senin 10 Maret 2025.


Vietnam menargetkan pertumbuhan ekonomi delapan persen pada 2025 dan meningkat hingga sepuluh persen di 2026. Angka ini menunjukkan keseriusan negara tersebut dalam mengelola ekonominya dengan baik.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) itu, tidak ada negara yang kaya atau miskin secara mutlak. Yang ada hanyalah pemerintahan yang kapabel atau tidak. 

"So, tidak ada yang rumit dalam membangun bangsa. Rumusnya sederhana: selesaikan PR kita," kata Anggota Komisi II DPR RI tersebut.

Mardani berharap Indonesia bisa lebih serius dalam melakukan reformasi di berbagai sektor agar mampu bersaing di tingkat global seperti Vietnam.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya