Berita

Mark Carney dan Donald Trump/Kolase RMOL

Bisnis

Pengganti Trudeau Siap Lawan Kebijakan Tarif Trump

SENIN, 10 MARET 2025 | 10:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mark Carney yang baru saja memenangkan kursi Ketua Umum Partai Liberal Kanada, berjanji akan tetap memberlakukan tarif balasan terhadap Amerika Serikat. 

Carney akan menggantikan Justin Trudeau sbagai Perdana Menteri setelah memenangkan pemilihan internal Partai Liberal dengan 86 persen suara, mengalahkan mantan Menteri Keuangan Chrystia Freeland pada Minggu, 9 Maret 2025 waktu setempat.

Mantan bankir berusia 59 tahun ini tidak memiliki pengalaman politik sebelumnya, tetapi ia mengklaim bahwa pengalamannya sebagai gubernur bank sentral Kanada dan Inggris menjadikannya orang yang tepat untuk menghadapi tantangan ekonomi dan politik dari AS.


Dalam pidatonya, Carney menegaskan bahwa kebijakan dagang Presiden AS Donald Trump merugikan Kanada.

"Dia menyerang pekerja, keluarga, dan bisnis kita. Kita tidak bisa membiarkannya berhasil," kata Carney merujuk pada Trump, seperti dikutip dari Nikkei Asia, Senin 10 Maret 2025.

Carney juga menekankan bahwa pemerintahannya tidak akan berjalan seperti biasa. 

"Kita harus melakukan hal-hal yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya, dengan kecepatan yang tidak pernah kita duga sebelumnya," ujarnya.

Di bawah pemerintahan Trudeau, Kanada telah mengenakan tarif balasan senilai 30 miliar Dolar Kanada (sekitar 21 miliar Dolar AS) terhadap barang-barang AS sebagai respons atas kebijakan dagang Trump. Carney memastikan bahwa kebijakan ini akan terus berlanjut sampai AS menunjukkan "rasa hormat" terhadap Kanada.

“Pemerintah saya akan tetap mengenakan tarif sampai orang Amerika menunjukkan rasa hormat kepada kami,” kata Carney.

Sebelumnya, Partai Liberal sempat tertinggal jauh dalam jajak pendapat, tetapi dukungan publik meningkat sejak Carney mencalonkan diri. Salah satu penyebabnya adalah kebijakan Trump yang dianggap merugikan Kanada, termasuk ancamannya untuk mencaplok Kanada sebagai negara bagian ke-51 AS.

Pada awal 2025, Partai Liberal tertinggal lebih dari 20 poin dalam survei, tetapi kini posisinya hampir seimbang dengan Partai Konservatif yang dipimpin oleh Pierre Poilievre. Namun, jajak pendapat menunjukkan bahwa baik Partai Liberal maupun Partai Konservatif belum cukup kuat untuk membentuk pemerintahan mayoritas.

Secara hukum, Carney bisa menjabat sebagai perdana menteri meskipun belum memiliki kursi di DPR Kanada. Namun, menurut tradisi, ia harus segera mencalonkan diri untuk mendapatkan kursi tersebut.

Dua sumber dari Partai Liberal menyebutkan bahwa Carney kemungkinan akan mengumumkan pemilu dalam beberapa minggu ke depan, yang berarti rakyat Kanada bisa memilih pemerintah baru lebih cepat dari jadwal yang seharusnya, yaitu 20 Oktober 2025.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya