Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Trump: Konflik AS dengan Kanada-Meksiko Bikin Piala Dunia 2026 Lebih Seru

MINGGU, 09 MARET 2025 | 11:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ketegangan politik dan ekonomi antara negaranya dengan Kanada dan Meksiko akan menambah daya tarik tersendiri bagi Piala Dunia FIFA 2026, yang akan digelar di ketiga negara tersebut.  

Pernyataan ini disampaikan Trump saat berbicara di Ruang Oval bersama Presiden FIFA Gianni Infantino, setelah ia menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk gugus tugas khusus guna mengoordinasikan penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia itu.  

"Gugus tugas ini akan bekerja sama dengan berbagai badan federal untuk memastikan Piala Dunia berjalan dengan sukses," kata Trump, seperti dimuat Reuters pada Minggu, 9 Maret 2025.


Namun, yang menjadi sorotan adalah komentarnya terkait ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung antara AS, Kanada, dan Meksiko.

Pekan ini, pemerintahan Trump memberlakukan tarif 25 persen terhadap barang-barang dari kedua negara sebelum akhirnya mengumumkan penangguhan selama satu bulan. 

Ketika ditanya apakah kebijakan ini akan memengaruhi jalannya Piala Dunia, Trump memberikan jawaban yang mengejutkan.  

"Saya pikir itu akan membuatnya lebih menarik. Ketegangan adalah hal yang baik, itu membuatnya jauh lebih menarik," ujarnya.

Piala Dunia 2026 akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli, dengan format baru yang lebih besar, melibatkan 48 tim dan total 104 pertandingan, bertambah dari 64 pertandingan dalam format sebelumnya. 

Turnamen ini juga akan mencakup babak sistem gugur tambahan, yang diharapkan akan semakin meningkatkan daya saing dan daya tarik kompetisi.  

Meski Trump menyambut baik ketegangan sebagai faktor yang membuat turnamen lebih menarik, masih belum jelas bagaimana hubungan diplomatik dan kebijakan ekonomi AS dengan Kanada serta Meksiko akan berdampak pada persiapan dan pelaksanaan ajang olahraga terbesar di dunia ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya