Berita

Arief Poyuono/RMOL

Politik

Arief Poyuono: Pemerintahan Prabowo Tidak Mungkin Digulingkan

MINGGU, 09 MARET 2025 | 02:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Isu penggulingan Presiden Prabowo Subianto santer disebutkan oleh kalangan akademisi.

Salah satunya pakar ekonomi, Prof Ferry Latuhihin yang menyatakan bukan tidak mungkin Prabowo akan dijatuhkan.

Menanggapi itu, aktivis senior Arief Poyuono menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo saat ini sangat kuat.


“Profesor Ferry yakinlah Prabowo memimpin negeri ini hasilnya rakyat akan sejahtera, negara akan kaya raya. Koruptor-koruptor di BUMN pasti ditangkap,” kata Arief dikutip dalam videonya yang diunggah dalam akun media X pribadinya, Sabtu malam, 8 Maret 2025.

Lanjut mantan Waketum Gerindra ini, kedudukan koalisi pemerintahan Prabowo di DPR sangat kuat sehingga tidak memungkinkan adanya impeachment.

“Dan sangat tidak mungkin pemerintahan Prabowo akan digulingkan. Bagaimana caranya, wong di DPR kita berkuasa kok dan ekonomi menunjukkan perbaikan yang sangat signifikan,” ungkap Arief. 

“Dan pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen sudah pasti, apalagi ada Danantara. Pasti itu aset Rp14.000 triliun bisa memakmurkan Indonesia, percaya deh Prof,“ tandasnya.

Dalam suatu podcast, Prof Ferry sangat mengkhawatirkan kejatuhan pemerintahan Prabowo yang berdampak kepada rakyat.

“Kalau begini terus-terusan, trust nggak ada. Suara makin sumbang ya bukan tidak mungkin, and you must remember, di dalam politik banyak brutus,” kata Prof. Ferry.   

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya