Berita

Donasi Satma PP kepada korban banjir di Kabupaten Bekasi, Sabtu, 8 Maret 2025/Ist

Nusantara

Sapma PP Salurkan Donasi ke Warga Terdampak Banjir di Bekasi

MINGGU, 09 MARET 2025 | 00:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pengurus Pusat Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (PP Sapma PP) bekerja sama dengan Sapma Kabupaten Bekasi, Sapma Kota Bekasi, Sapma Jawa Barat bersama BKPB PP Jawa Barat dan DKI Jakarta menyalurkan donasi atau logistik serta melakukan bersih-bersih di lokasi bencana banjir Kota/Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu, 8 Maret 2025.

Donasi atau logistik yang disalurkan, antara lain yakni sandang, pangan, alat kebersihan, cairan desinfektan (bahan dasar) konsentrat 57.000 liter, cairan desinfektan untuk sanitasi sebanyak 10 liter, air bersih untuk dikonsumsi dan untuk kegiatan bersih-bersih sebanyak 30.000 liter.

“Sapma Pemuda Pancasila selalu hadir di garda terdepan dalam aksi sosial dan kemanusiaan," kata Plh. Ketua Umum Sapma Pemuda Pancasila, Yando Aditya dalam keterangan resmi.


Melalui bantuan ini, Yando berharap seluruh masyarakat yang terdampak banjir mendapatkan kemudahan di bulan Ramadan.

"Kami ingin memastikan bahwa warga terdampak mendapatkan bantuan yang layak, terutama di bulan suci Ramadhan ini. Semoga aksi ini bisa meringankan beban mereka yang terdampak dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” jelas Yando.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Sapma Pemuda Pancasila Rio F. Wilantara, menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian Sapma terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Sapma Pemuda Pancasila selalu hadir untuk rakyat. Aksi ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai organisasi kepemudaan dalam membantu masyarakat yang terkena dampak bencana. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat dan mempercepat pemulihan kehidupan warga di Bekasi,” kata Rio.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya