Berita

Presiden Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Prabowo Perlu Gandeng Pengusaha Buat Eksekusi Empat Isu Ini

MINGGU, 09 MARET 2025 | 00:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sejumlah isu ekonomi dianggap penting untuk dieksekusi dengan cepat oleh Presiden Prabowo Subianto dengan cara menggandeng pengusaha-pengusaha besar Indonesia. 

Founder lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio memandang, setidaknya terdapat empat isu ekonomi yang patut diperhatikan Presiden Prabowo untuk segera direalisasi. 

Pertama, dia menyebutkan soal makan bergizi gratis (MBG). Menurutnya, program utama Presiden Prabowo itu juga masuk ke dalam materi bahasan sang kepala negara saat bertemu dengan 8 pengusaha besar nasional, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Kamis, 6 Maret 2025 lalu. 


"Kalau misalnya dia bahas MBG, apakah kemudian para pengusaha nasional ini diminta untuk mensponsori MBG juga? Kalau memang demikian, artinya peluang untuk MBG diperluas semakin besar," ujar sosok yang kerap disapa Hensat itu, dalam keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, pada Sabtu, 8 Maret 2025.

Hensat melanjutkan, isu kedua yang patut dieksekusi Presiden Prabowo karena menjadi perhatian publik adalah mengenai isu energi.

Dia meyakini, Presiden Prabowo membahas dalam pertemuan dengan 8 pengusaha terkait kasus korupsi di Pertamina Patra Niaga yang merugikan negara hingga Rp 1.000 triliun dalam lima tahun terakhir.

"Di kala ada kisruh di Pertamina Patra Niaga yang korupsinya besar itu, ini juga dipanggil para pengusaha. Tapi kalau menurut saya ini pasti dibahas, dan Prabowo sepertinya minta mereka mesti ngebantuin juga dari sisi energi," tuturnya.

Di samping itu, Hensat juga meyakini isu ekonomi ketiga yang turut dibahas Presiden Prabowo dengan para pengusaha itu antara lain terkait kesempatan kerja masyarakat, di tengah marak pemutusan hubungan kerja (PHK), seperti yang terjadi di PT Sri Rejeki Isman Tbk. atau dikenal PT Sritex. 

"Penguatan industri tekstil, nah ini penting nih. Ini mungkin ada kaitannya dengan pailit atau bankrutnya atau PHK-nya Sritex," sambungnya menuturkan. 

Untuk isu ekonomi keempat, Hensat memandang penting adanya upaya kolaborasi pemerintahan Presiden Prabowo dengan para pengusaha untuk mengembangkan investasi di dalam negeri, mengingat telah terbentuk badan investasi nasional bernama Daya Anagata Nusantara atau Danantara. 

"Danantara juga masuk dalam topik nih. Seperti yang kita tahu, respons pasar di dua hari pertama minimal yang saya pantau, terhadap Danantara itu kurang oke. IHSG-nya merah," katanya berpendapat.

"Karena penerimaan di IHSG kurang oke, jadi kemudian pak Prabowo juga meminta para pengusaha itu bantu investasi di Danantara," demikian Hensat menambahkan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya