Berita

Muna Septiana (MS) alias Tesa (27) dilaporkan seorang warga Turki ke Polisi atas dugaan pemerasan/Ist

Nusantara

Seorang Wanita Asal Banyumas Dilaporkan Warga Turki Atas Dugaan Pemerasan

SABTU, 08 MARET 2025 | 23:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kisah cinta seorang pria warga Turki dengan Muna Septiana (MS) alias Tesa (27) yang dibangunnya sejak bulan Maret tahun 2021 berakhir kandas. 

Dalam kronologis singkat, SL menceritakan bahwa Tesa merupakan Warga Negara Indonesia yang lahir di Desa Karangnangka, Kelurahan Kedungbanteng, Banyumas, Jawa Tengah. Awal pertemuan mereka diakuinya melalui sosial media hingga akhirnya saling bertemu dan menjalin hubungan yang sangat baik.

Sejak merajut hubungannya dengan Tesa, dia mengakui tak ada hal-hal aneh yang dilakukan Tesa kepada dirinya. Bahkan SL juga menceritakan selalu mensupport kebutuhan Tesa baik materi maupun hal lainnya di berbagai kegiatan sang pujaan hati.


"Ada hal-hal aneh yang dilakukan Tesa," ujar SL kepada wartawan di Jakarta, Sabtu 8 Maret 2025.

Dalam keterangan SL, yang diketahui pria dengan tubuh tegap tinggi itu tak pernah ada henti-hentinya memberikan Tesa motivasi kuat dalam pekerjaannya di sebuah restoran Din Tai Fung (DTF), yang berada di wilayah elit Pondok Indah Mall Jakarta Selatan.

Kisah cintanya dengan Tesa bisa diumpamakan Air Susu Dibalas Dengan Air Tuba. Peribahasa itulah yang cocok diutarakan. 

Dalam perjalanan kisahnya, ketulusan SL terhadap Tesa mulai tergores dan bahkan dia mulai mencurigai perilaku tak baik dari sikap Tesa pada dirinya sejak diketahui bahwa kekasihnya memiliki pacar baru yang bernama Benito Davin (BD). 

Gelagat tak baik Tesa mulai tercium SL sejak dirinya direkam video tak senonoh secara diam-diam oleh Tesa, saat mereka sedang di kamar hotel maupun komunikasi jarak jauh melalui video call. 

SL mengakui dirinya telah masuk ke dalam jebakan dari skenario jahat Tesa yang dibantu BD alias Davin. Menurutnya, mereka kerap melakukan manipulasi data dan membuat framing seakan-akan merekalah yang menjadi korban.

Ketika ditanya awak media soal keseriusan hubungannya dengan Tesa, SL menjawab lugas bahwa hubungan mereka berdua telah direstui orangtua Tesa. Ayahnya Tesa yang bernama Suparmin telah mengizinkan SL yang memang tunangan putrinya untuk tinggal di rumah mereka di desa Karangnangka, Kelurahan Kedungbanteng Banyumas dengan jaminan keselamatan.

Namun sangat disayangkan, dimana sehari kemudian SL mendapatkan siksaan hingga lengan kirinya terluka parah akibat benda tajam yang dilakukan Tesa. 

Perilaku dan sikap Tesa kian menjadi terhadap SL. Dia juga membenarkan bahwa Tesa yang dibantu Davin dengan sengaja membuat akun-akun palsu atas nama dirinya dan orang lain yang dijadikan sebagai bentuk intimidasi dan pemerasan. 

Penderitaan SL warga Turki ternyata tidak hanya sampai di situ. Video tak senonoh tentang dirinya yang direkam Tesa secara diam-diam sampai ke orang lain. 

Bahkan seseorang yang mengaku sebagai kuasa hukum Tesa. Dalam aduannya dia bernarasi meminta sejumlah uang kepada SL untuk barter penghapusan video tersebut. 

Mengacu kepada data-data dan fakta yang ada, SL sangat menyayangkan Polres Banyumas dapat menerima laporan informasi dari kuasa hukum Tesa yang tertulis dan terbit Nomor laporan informasi R/LI/140/XII/2023/Reskrim, tanggal 29 Desember 2023 terkait dugaan pencemaran nama baik dan pemerasan. Anehnya siapa yang diperas dan siapa yang memeras, Kepolisian Polres Banyumas harus mampu memberikan pernyataan dan sikap presisi dalam perkara ini.

Merasa nama baiknya dicemarkan, SL kemudian melakukan upaya-upaya pembelaan dengan dibuktikannya fakta-fakta riil. Berdasarkan pengakuan resmi Sri Margiati selaku pihak Hotel Green Valley, Baturaden, Purwokerto, Jawa Tengah, tempat SL dan Tesa menginap, dirinya telah mengklaim dan membantah atas tuduhan dan pengakuan Tesa. 

Dia menyebut laporan dan aduan Tesa adalah kebohongan publik untuk mencemarkan nama baik hotel Green Valley Baturaden serta para tamu yang menginap di hotelnya. Dalam hal ini yang sedang dalam berperkara adalah SL.

Laporan informasi atas pelapor kuasa hukum Tesa yang diterbitkan Polres Banyumas disebut bahwa di dalam kamar Hotel Green Valley Baturaden terdapat CCTV maupun kamera tersembunyi, namun faktanya tidak sama sekali. 

Justru kata pihak hotel Green Valley Baturaden bahwa Tesa lah yang memasang kamera tersembunyi sendiri untuk melakukan niat jahatnya terhadap SL. 

Atas kejadian itu, pada hari Kamis tanggal 14 maret 2024 Sri Margiati selaku pihak hotel Green Valley Baturaden membuat aduan polisi ke Polres Banyumas dengan teradu Muna Septiana alias Tesa dengan tuduhan tindak pidana Penggelapan.

Bahkan pada Jum’at tanggal 26 Januari 2024, SL melalui kuasa hukumnya Sri Wityasno juga telah melakukan upaya-upaya hukum dengan membuat laporan pengaduan dugaan tindak pidana laporan palsu Muna Septiana alias Tesa ke Polres Banyumas Polda Jawa Tengah.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya