Berita

Menteri Agama RI, Prof. Dr.KH. Nasaruddin dalam acara pemancangan tiang perdana masjid di PIK. (Foto: istimewa)

Politik

Menag Ungkap Rencana Agung Sedayu Bangun Islamic Center di PIK, Simbol Toleransi

SABTU, 08 MARET 2025 | 19:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

  Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkap rencana besar Agung Sedayu Group untuk membangun Islamic Center di Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). 

Pernyataan itu disampaikan Nasaruddin saat meresmikan proses pemasangan tiang pancang Masjid Al Ikhlas, di Simpang Empat - Gate 5 Riverwalk Island, PIK. 

Menurut Menag, Al Ikhlas bukanlah satu-satunya Masjid yang akan dibangun di kawasan PIK. Sebab, direncanakan pula pembangunan Masjid Agung Asadiyah PIK yang berkapasitas 5.000 jemaah. 


"Masjid (Al-Ikhlas PIK) ini adalah masjid keempat yang dibangun di kawasan PIK. Nanti kami akan membangun lagi satu Masjid Agung yang lebih besar, yang bisa menampung hingga 5 ribu jemaah. Kami beri nama Masjid Agung Asadiyah PIK," kata Nasaruddin

Masjid inilah yang kemudian disebut Nasaruddin akan dirancang sebagai Islamic Center atau pusat pusat pendidikan, serta pengembangan keterampilan umat muslim.

"Insya Allah dengan adanya masjid ini kawasan PIK semakin berkembang menjadi pusat kehidupan beragama dan peradaban," kata dia menambahkan.

Sementara itu Direktur Utama Agung Sedayu Group, Nono Sampono, mengungkapkan pembangunan masjid dan Islamic Center ini menjadi bagian dari konsep kawasan multikeberagaman yang menghadirkan empat rumah ibadah (masjid, gereja, vihara, dan kelenteng) sebagai simbol toleransi dan harmoni dalam kehidupan beragama.

Terkait pembangunan Masjid Al Ikhlas yang saat ini sedang dikerjakan, Nono menuturkan akan berdiri di atas lahan sekitar 2.435 meter-persegi. Pembangunan diperkirakan menelan biaya Rp45 miliar. 

Masjid mengusung konsep Islamic Classical Architecture, memadukan elemen klasik dan modern. Bagian eksterior berbentuk kotak dengan deretan pilar megah mencerminkan kesan kokoh. Sementara interior berbentuk lingkaran, menciptakan suasana spiritual yang damai dan nyaman.

Selain ruang salat utama, masjid juga akan dilengkapi dengan selasar luar, taman hijau, serta akses kendaraan yang terpisah guna meningkatkan kenyamanan jamaah. Dengan kapasitas kurang lebih 600 orang, Masjid Al-Ikhlas PIK ditargetkan rampung akhir 2025.

Masih kata Nono, rumah ibadah umat Islam ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat muslim yang tinggal dan beraktivitas di kawasan PIK 1 dan PIK 2 yang terus berkembang pesat.

Seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas di kawasan PIK, kata Nono, keberadaan masjid di PIK, dinilai masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan ibadah masyarakat.

"Dengan kondisi tersebut, kami memandang perlu membangun lagi masjid yang ukurannya lebih besar, sehingga dapat menampung kebutuhan masyarakat," lanjutnya.

Dengan dimulainya pembangunan Masjid Al-Ikhlas PIK Riverwalk Island, Agung Sedayu Group menegaskan komitmennya untuk menciptakan kawasan yang tidak hanya modern dan maju secara infrastruktur, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman, toleransi, dan spiritualitas demi kehidupan yang lebih harmonis

Pada kesempatan yang sama, sebagai bagian dari komitmen sosialnya, Agung Sedayu Group juga membagikan 1.000 paket sembako kepada anak yatim, petugas kebersihan, dan pekerja di sekitar kawasan PIK 1 dan PIK 2.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya