Berita

Workshop produk dan layanan Telkom di Hotel Ashley Wahid Hasyim, Jakarta, beberapa waktu lalu/Ist

Bisnis

Telkom Hadirkan Solusi Digital Buat Genjot Daya Saing BPD

JUMAT, 07 MARET 2025 | 03:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam rangka mendorong pembangunan perekonomian kerakyatan melalui pemanfaatan teknologi digital terkini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) senantiasa menghadirkan beragam layanan dan solusi digital yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor industri, termasuk Bank Pembangunan Daerah (BPD). 

Inisiatif ini diwujudkan dalam workshop produk dan layanan Telkom yang diselenggarakan oleh Telkom Regional IV Kalimantan dan Divisi State Owned Enterprise (SOE) Service, berlangsung di Hotel Ashley Wahid Hasyim, Jakarta, beberapa waktu lalu.

BPD memiliki peran strategis untuk menggeliatkan perekonomian kerakyatan di setiap daerah di Indonesia dan dituntut untuk mampu menghadirkan layanan dengan basis teknologi digital. 


Hal ini penting agar layanan BPD mudah diakses oleh nasabah serta mampu bersaing dengan bank-bank nasional maupun swasta, serta para pemain financial technology (fintech) yang layanannya semakin hari semakin diminati oleh nasabah muda yang tech-savvy.

Pada paparannya, EVP Divisi State Owned Enterprise (SOE) Service Telkom Dedy Mardhianto yang turut didampingi oleh EVP Telkom Regional IV Kalimantan Rachmad Dwi Hartanto mengatakan, untuk menjawab tantangan infrastruktur teknologi informasi BPD, Telkom menghadirkan tiga solusi utama, yaitu Digital Connectivity, Digital Platform, dan Digital Service. 

“Solusi ini dirancang khusus untuk membantu BPD menjalankan transformasi digital secara efisien dan terjangkau,” ucap Dedy dalam keterangannya, Kamis, 6 Maret 2025.

Acara workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas beragam produk dan layanan digital Telkom yang membantu BPD dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerjanya. Turut hadir sejumlah perwakilan dari BPD se-Kalimantan, antara lain Bank Kalbar, Bank Kaltimtara, Bank Kalsel, dan Bank Kalteng, serta narasumber dari Bank DKI.

Workshop yang berlangsung selama dua hari tersebut, memperkenalkan produk dan layanan TelkomGroup yang mampu menjawab kebutuhan BPD untuk mewujudkan layanan digital bagi nasabahnya maupun untuk menunjang kegiatan operasional. 

Di antaranya layanan komunikasi data, cyber security, SDWAN, M2M, VSAT, Astinet, Omni Channel Marketing, Core Banking, Call Center, serta Data Center, dan DRC. Dengan pemanfaatan produk dan layanan TelkomGroup tersebut, diharapkan dapat mendorong BPD di Kalimantan menjadi lebih kompetitif di industri perbankan.

Tiga solusi komprehensif dari Telkom tersebut juga menjawab tantangan BPD lainnya, di antaranya keterbatasan tenaga ahli di bidang teknologi digital, analisa data, artificial intelligence, dan cyber security, serta mengubah budaya kerja yang masih stagnan dari sistem konvensional menuju digital. Dengan mengadopsi solusi digital dari TelkomGroup, diharapkan semakin memudahkan BPD Kalimantan, dan seluruh BPD di Indonesia untuk menyediakan layanan perbankan digital yang memenuhi standar industri perbankan nasional maupun internasional.

Direktur Operasional Bank Kalsel Abdurahim Fiqry turut memberikan apresiasinya. 

“Dengan menjalin kolaborasi produktif antara entitas bisnis milik negara ini, kami berharap geliat perekonomian kerakyatan dari daerah dapat terus tumbuh dan membawa dampak yang signifikan bagi pelaku usaha dan masyarakat Indonesia,” ungkap Fiqry.

Dengan menerapkan solusi digital dari Telkom yang komprehensif tersebut, BPD di Kalimantan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan layanan, dan tetap relevan bagi nasabah muda yang lebih tech-savvy. Melalui langkah strategis ini diharapkan BPD di seluruh Indonesia tetap tumbuh dan semakin kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat.

“Transformasi digital adalah sebuah keniscayaan. Sebagai entitas bisnis plat merah, semangat Telkom dengan BPD selaras dengan Asta Cita pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan kewirausahaan, pengembangan industri kreatif, meningkatkan lapangan kerja, dan ikut membangun pemerataan ekonomi dari desa. Semangat ini jadi komitmen bersama untuk memberikan dampak ekonomi kerakyatan dari daerah,” tutup Dedy.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya