Berita

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka di lokasi banjir Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, Bekasi pada Kamis, 6 Maret 2025/Ist

Politik

Politikus PDIP: Atasi Banjir Nggak Bisa Pake Sembako!

JUMAT, 07 MARET 2025 | 00:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka melakukan inspeksi mendadak di lokasi banjir Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, Bekasi pada Kamis, 6 Maret 2025.

Setelah melakukan sidak, Rieke berpendapat bahwa untuk mengatasi banjir di wilayah Jabodetabek bukan dengan memberi sembako untuk korban, tapi benahi tata ruang.

"Atasi banjir nggak bisa diredam pake sembako. Ya boleh sih bagi sembako, alat sekolah dan makanan buat para pengungsi banjir. Tapi beneran deh, itu bukan solusi atasi banjir," kata Rieke. 


Selain itu, politikus PDIP ini menyarankan pemerintah daerah untuk sigap dalam membersihkan bangunan liar yang menghalangi jalannya air dari hulu ke hilir.

Hal ini penting dilakukan di wilayah Bekasi, lantaran banyaknya bangunan liar yang berada di atas sungai.

"Benahi tata ruang, termasuk bersihkan bangunan-bangunan liar di sepanjang aliran sungai," jelasnya.

Legislator PDIP yang akrab disapa Oneng ini juga menyarankan pemerintah daerah agar menormalisasi sungai dan mengembalikan fungsi sungai dengan mendorong menuntaskan PSN normalisasi Kali Bekasi.

"Normalisasi sungai. Tuntaskan Proyek Strategis Nasional (PSN) Normalisasi Kali Bekasi. Normalisasi Kali Bekasi jangan hanya di Kota Bekasi," ucapnya.

"Banjir Bekasi bukan hanya di Kota Bekasi, namun juga di Kabupaten Bekasi," sambungnya.

Mengutip data dari Kementerian PU, bahwa ada proyek pembangunan tanggul Bekasi dari target 33 km baru selesai 13,8 km. Sedangkan normalisasi Ciliwung dari 33 km baru terealisasi 17 km.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya