Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno di Kampung Susun Bayam, Jakarta Utara, Kamis, 6 Maret 2025/Ist

Nusantara

Warga Gusuran JIS Akhirnya Tempati Kampung Susun Bayam

JUMAT, 07 MARET 2025 | 00:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno mengunjungi Kampung Susun Bayam di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Kamis, 6 Maret 2025.

Pada kesempatan tersebut, Pramono dan Rano menyerahkan kunci secara simbolis kepada warga bekas Kampung Bayam Madani. Pramono bersyukur bisa menunaikan salah satu janji kampanye.

"Bapak, Ibu sekalian akan memulai lembar baru kehidupan. Selain menempati hunian yang baru, Bapak, Ibu juga akan memiliki akses yang lebih luas terhadap pekerjaan, pelatihan keterampilan, dan peluang usaha sesuai dengan keahlian masing-masing warga, yang difasilitasi oleh Pemprov DKI Jakarta serta Jakpro," kata Pram.


Jakpro akan menyediakan lahan urban farming di kawasan JIS agar warga Kampung Susun Bayam bisa bercocok tanam dan mendapat keuntungan dari penjualan hasil panen.

Warga Kampung Bayam juga ditawari pekerjaan dalam operasional JIS. Warga akan digaji Jakpro dengan nilai setara upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta.

Pramono pun mendukung pemberdayaan warga ini. Tentunya, melalui proses rekrutmen yang terbuka, mengedepankan kompetensi, dan sesuai kebutuhan operasional stadion.

Menurutnya, JIS harus jadi ikon kebanggaan yang dapat memberi pengalaman unik bagi para pengunjung. Untuk itu, kegiatan urban farming akan menjadi bagian dari paket Stadium Tour ke JIS yang dapat dinikmati para pengunjung.

"Saya pesan untuk sama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan ketentraman lingkungan dengan penuh tanggung jawab," tandas Pramono.

Kampung Susun Bayam memiliki 138 unit yang terdiri dengan blok A, B dan C. Sejauh ini, baru 33 kartu keluarga (kk) yang menandatangani Kampung Susun Bayam merupakan hunian baru yang disiapkan Pemprov DKI melalui Jakpro bagi warga terdampak penggusuran proyek pembangunan JIS.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya