Berita

Ilustrasi/RMOL

Tekno

Google Uji Coba Mesin Pencari AI

KAMIS, 06 MARET 2025 | 11:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Google baru saja meluncurkan versi eksperimental dari mesin pencarinya yang ditenagai sepenuhnya oleh AI untuk kalangan terbatas.

Fitur baru yang tersedia untuk pelanggan Google One AI Premium ini dapat diakses melalui halaman hasil untuk permintaan pencarian apa pun dengan mengklik tab berlabel "Mode AI" di samping opsi yang ada seperti Gambar dan Peta.

Google One AI Premium adalah paket berlangganan seharga 19,99 Dolar AS per bulan yang menyediakan penyimpanan cloud ekstra dan akses khusus ke beberapa fitur AI.


Dengan Mode AI, pengguna akan melihat ringkasan AI yang lebih komprehensif dengan hyperlink ke halaman web yang dirujuk. Sepuluh tautan biru telah digantikan oleh bilah pencarian untuk mengajukan pertanyaan lanjutan.

Google mengatakan Mode AI didukung oleh versi khusus dari model Gemini 2.0 dengan kemampuan penalaran yang membuatnya lebih siap untuk menangani pertanyaan kompleks.

"Kami mendengar dari para pengguna berpengalaman bahwa mereka menginginkan respons AI untuk lebih banyak lagi penelusuran mereka," kata Robby Stein, wakil presiden produk Google, seperti dikutip dari Reuters,  Kamis 6 Maret 2025.

Belum ada informasi mengenai ketersediaan fitur ini untuk pengguna di luar Amerika Serikat.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya