Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Melesat 17,98 Persen di 2024, ADHI Kantongi Laba Bersih Rp252,55 Miliar

RABU, 05 MARET 2025 | 15:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Emiten konstruksi PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatat pertumbuhan laba bersih sepanjang 2024 sebesar 17, 98 persen, yang artinya perusahaan pelat merah itu berhasil mengantongi Rp252,55 miliar. 

Tahun sebelumnya, perusahaan mencatat laba bersih sebesar Rp214,01 miliar. 

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Rabu 5 Maret 2025, disebutkan bahwa perusahaan mengantongi pendapatan usaha sebesar Rp13,35 triliun di tahun 2024, merosot 33,48 perseb yoy dari Rp20,07 triliun di periode sama tahun lalu.


Beban pokok pendapatan turun menjadi Rp11,72 triliun dari Rp17,75 triliun dan laba bruto turun menjadi Rp1,62 triliun dari laba bruto Rp2,32 triliun.

Beban usaha tercatat naik menjadi Rp925,95 miliar dari Rp878,80 miliar di tahun sebelmnya. 

Laba usaha turun menjadi Rp702,10 miliar dari laba usaha Rp1,44 triliun tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak tercatat Rp306,75 miliar, turun dari laba sebelum pajak Rp316,10 miliar. Namun laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp252,49 miliar naik dari laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp214,01 miliar tahun sebelumnya.

Jumlah liabilitas turun menjadi Rp25,36 triliun hingga periode 31 Desember 2024 dari jumlah liabilitas Rp31,27 triliun hingga periode 31 Desember 2023. 

Total aset perusahaan turun menjadi Rp35,04 triliun hingga periode 31 Desember 2024 dari jumlah aset Rp40,49 triliun hingga periode 31 Desember 2023.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya