Berita

Desa BRILiaN/Ist

Bisnis

Dukung Asta Cita Prabowo, BRI Kembali Buka Program Desa BRILian 2025

RABU, 05 MARET 2025 | 13:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali membuka pendaftaran Program Desa BRILiaN 2025 sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung Asta Cita Pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Senior Executive Vice President (SEVP) Bisnis Ultra Mikro BRI M. Candra Utama mengatakan program ini bertujuan untuk pemerataan ekonomi dan percepatan pengentasan kemiskinan, dengan mengembangkan desa berbasis komunitas dan teknologi.

“Melalui Desa BRILiaN, kami ingin mendorong desa-desa di Indonesia agar semakin mampu mengoptimalkan potensi ekonomi lokalnya dengan dukungan ekosistem keuangan digital BRI,” ujarnya dalam keterangan resmi Rabu 5 Maret 2025.


Sebagai program yang dirancang untuk meningkatkan perekonomian desa, Desa BRILiaN 2025 membuka kesempatan bagi desa-desa di seluruh Indonesia untuk bergabung dan mendapatkan manfaat dari ekosistem yang terintegrasi.

Program Desa BRILiaN sendiri merupakan program inkubasi dari BRI yang mendukung pengembangan desa melalui empat aspek utama: penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), digitalisasi, inovasi, dan sustainability. 

Pertama, BUMDesa sebagai motor penggerak ekonomi desa. Kedua, Digitalisasi, implementasi teknologi digital dalam berbagai aktivitas dan produk desa guna meningkatkan efisiensi serta memperluas akses pasar. 

Ketiga, Sustainability pembangunan desa yang tangguh dan berkelanjutan dalam membangun desa dan keempat, Innovation, penerapan solusi inovatif untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan desa agar mampu berkembang secara adaptif.

"Melalui Program Desa BRILian 2025, BRI tidak hanya menghadirkan pendampingan dan pembinaan, tetapi juga mempertegas komitmen nyata dalam mewujudkan desa-desa yang inovatif, adaptif, mandiri, dan berkelanjutan. BRI percaya bahwa desa yang berdaya akan menjadi kunci terciptanya perekonomian nasional yang kuat dan inklusif,” jelasnya.

Hingga akhir tahun 2024, jumlah Desa BRILiaN yang dibina oleh BRI mencapai 4.327 desa di seluruh Indonesia, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 3.178 desa.

Syarat dan Cara Pendaftaran Desa BRILiaN 2025

Program ini terbuka bagi desa yang memenuhi kriteria berikut:
- Belum pernah mengikuti Program Desa BRILiaN.
- BUMDesa memiliki unit usaha yang aktif dan produktif serta bersedia menjadi
AgenBRILink BUMDesa.
- BUMDesa memiliki rekening simpanan BRI.
- Memiliki Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades)
- Mengisi Form Kesediaan Keikutsertaan yang ditandatangani oleh Kepala Desa dan perwakilan peserta desa lainnya.

Peserta Program Pemberdayaan Desa BRILiaN

Program ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan desa, di antaranya:
1. Kepala Desa atau perangkat desa
2. Direktur dan Pengurus BUMDesa
3. Perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atau tokoh masyarakat
4. Perwakilan kelompok usaha (klaster)
5. Pelaku usaha muda (Karang Taruna, Pokdarwis, dan lainnya)

Manfaat Mengikuti Program Desa BRILiaN 2025- Gratis pelatihan dan pendampingan
- Peningkatan kapasitas dan kapabilitas manajemen desa agar lebih profesional dan efisien.
- Penghargaan "Nugraha Karya Desa BRILiaN", yang diberikan kepada desa-desa yang aktif dalam pengembangan ekonomi kerakyatan

Cara Mendaftar:
Untuk mendaftar, masyarakat dapat mendatangi Kantor BRI Unit terdekat, dan Mantri BRI Unit akan membantu dalam proses pendaftaran.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya