Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jadi Kekuatan Baru Semikonduktor ASEAN, Malaysia Investasi Rp4,12 Triliun di Arm Holdings

RABU, 05 MARET 2025 | 11:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Malaysia menjalin kerja sama dengan Arm Holdings, perusahaan desain chip milik SoftBank, untuk mendirikan pusat operasi di kawasan ASEAN dan Oseania. 

Dikutip dari Nikkei Asia, sebagai imbalan atas investasi pemerintah sebesar 250 juta Dolar AS (Rp4,12 triliun) selama 10 tahun, Malaysia akan mendapatkan akses ke tujuh desain chip berteknologi tinggi dari Arm. Kesepakatan ini juga mencakup pelatihan bagi 10.000 insinyur di Malaysia. 

Kerja sama ini memungkinkan perusahaan lokal merancang chip mereka sendiri, memperkuat ketahanan rantai pasokan di kawasan, dan mendukung ambisi Malaysia untuk memproduksi unit pemroses grafis (GPU) sendiri dalam 5 hingga 10 tahun ke depan. 


Pemerintah berharap inisiatif ini akan mendorong munculnya 10 perusahaan chip lokal, masing-masing dengan pendapatan tahunan antara 1,5 hingga 2 miliar Dolar AS 

Upacara penandatanganan antara pemerintah Malaysia dan Arm dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 5 Maret 2025 waktu setempat dengan kehadiran CEO Arm Rene Haas dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Kesepakatan ini merupakan yang pertama antara Arm, yang berbasis di Inggris, dengan sebuah negara, menandai langkah signifikan dalam upaya Malaysia memperkuat sektor teknologi dan semikonduktornya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya