Berita

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin/Net

Politik

Legislator PDIP Yakin Indonesia Tak Akan Kembali Seperti Zaman Orba

SELASA, 04 MARET 2025 | 15:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR meyakini pemerintahan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tidak akan kembali seperti zaman orde baru era Presiden Soeharto. 

Keyakinan itu disampaikan Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin dalam Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Direktur Eksekutif Setara Institute Dr. Ismail Hasani, Peneliti Senior Imparsial Dr. Al Araf, dengan agenda mendengar masukan LSM terhadap isu-isu terkait perubahan UU 34/2004 tentang TNI, Selasa 4 Maret 2025.

“Tidak mungkin akan kembali ke orde baru,” ujar Kang TB, sapaan akrab TB Hasanuddin di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta.


Menurut Kang TB, Indonesia tidak akan kembali seperti zaman Orba, dengan catatan prajurit TNI aktif dilarang terlibat atau berpolitik praktis. 

“Pasal 39 UU TNI yang mana disebutkan TNI tidak boleh berpolitik praktis, TNI tidak boleh menjadi partisan partai apapun, tidak boleh berbisnis. Sehingga untuk kembali ke orde baru, tidak,” tegasnya.

Atas dasar itu, Kang TB yang merupakan Legislator PDI Perjuangan berharap Pasal 39 dalam UU 34/2004 tentang TNI harus dipertahankan. 

“Harus kita pegang teguh. Jangan berubah. Siapapun TNI/Polri harus mundur dari keanggotaannya kalau mau masuk (politik praktis),” kata Kang TB.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya