Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Tingkatkan Penjualan, VinFast Potong Harga hingga 14 Persen

SELASA, 04 MARET 2025 | 15:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast, mengumumkan pemangkasan harga untuk sebagian besar model kendaraan listrik (EV) mereka mulai Maret 2025.

Dikutip dari Nikkei Asia, Selasa 4 Maret 2025, VinFast akan memotong harga 11 modelnya dengan diskon antara 2 persen hingga 14 persen. Diskon terbesar diberikan pada model VF 9 Eco, yang kini dihargai 181 juta dong (sekitar Rp110 juta).

Pada 2024, VinFast berhasil menjual 97.399 unit mobil, dengan 87.000 unit terjual di dalam negeri. Ini membuat anak perusahaan konglomerat Vietnam Vingroup menjadi merek mobil terlaris di Vietnam, mengalahkan Toyota dan Hyundai, yang masing-masing menjual sekitar 70.000 unit.


Hal ini didorong oleh perluasan skema pengisian daya baterai gratis dan upaya untuk mengurangi waktu klaim asuransi.

Meski kuat di Vietnam, VinFast menghadapi tantangan besar di pasar internasional. Pada 2024, hanya 10 persen dari total penjualan mobil listrik mereka berasal dari luar negeri. Permintaan global yang lemah dan persaingan harga yang ketat menjadi hambatan utama.

VinFast juga berencana menggandakan produksi global dengan membangun pabrik kedua di Vietnam serta pabrik di Indonesia dan India. Namun, proyek pembangunan pabrik di AS mengalami penundaan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya