Berita

TSMC/Net

Bisnis

TSMC Suntikkan 100 Miliar Dolar AS Demi Selamat dari Tarif Trump

SELASA, 04 MARET 2025 | 13:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen chip terbesar di dunia, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), akan mengucurkan investasi tambahan sebesar 100 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp1,67 kuadriliun untuk membangun fasilitas produksi chip dan pabrik pengemasan di AS. 

Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden AS Donald Trump pada Senin, 3 Maret 2024, sebagai bagian dari upaya untuk membawa kembali produksi chip AI yang penting ke Amerika. 

Bersama CEO TSMC, C.C. Wei, dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick di Gedung Putih, diumumkan bahwa perusahaan akan membangun tiga pabrik produksi chip, dua pabrik pengemasan chip canggih, dan satu pusat penelitian dan pengembangan (R&D) di AS.  


Trump juga menyatakan bahwa produk chip dari TSMC yang diproduksi di luar AS akan dikenakan tarif tambahan. Ia bahkan mengancam akan memberlakukan bea masuk hingga 100 persen untuk impor chip. 

"Tapi dengan membangun di sini, dia tidak kena tarif, jadi dia jauh lebih unggul," kata Trump, merujuk pada Wei, seperti dikutip dari Associated Press, Selasa 4 Maret 2025.

Trump menekankan bahwa investasi ini penting untuk ekonomi dan keamanan nasional. Jika China mencoba mengambil alih Taiwan, maka pabrik TSMC di AS akan memastikan negara itu tetap memiliki bagian besar dalam produksi semikonduktor yang sangat penting. 

"Seperti yang Anda tahu, Taiwan hampir memonopoli pasar itu, dan ini adalah langkah besar dari perusahaan paling kuat di dunia," katanya. 

TSMC sudah mulai membangun fasilitas produksi chip canggih di AS berkat visi dan dukungan Trump pada tahun 2020, saat ia masih menjabat sebagai presiden. 

"Saya ingin berterima kasih kepada pelanggan kami di AS, seperti Apple, Nvidia, AMD, Qualcomm, dan Broadcom—mereka semua mendukung produksi TSMC di AS," kata Wei dalam konferensi pers pada hari Senin. 

"Tanpa dukungan mereka, mungkin ini tidak akan terwujud," ujarnya. 

Pengumuman investasi hari Senin merupakan tambahan dari 65 miliar Dolar AS yang sebelumnya telah dijanjikan untuk tiga pabrik chip lainnya. Dengan demikian, total investasi TSMC di Amerika mencapai 165 miliar Dolar AS.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya