Berita

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin, 3 Maret 2025/RMOL

Politik

Mentan: Stok Pangan Ramadan Lebih dari Cukup, Pedagang Dilarang Jual di Atas HET

SENIN, 03 MARET 2025 | 17:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pasokan pangan selama bulan Ramadan dipastikan cukup dan pada pedagang diimbau untuk tidak menjual di atas harga eceran tertinggi (HET).

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat memasuki kompleks  Istana Merdeka, Jakarta pada Senin, 3 Maret 2025. 

Mengacu pada hasil pemantauan dan data Badan Pusat Statistik (BPS), Amran dapat memastikan harga bahan pangan sepanjang bulan puasa ini stabil, meskipun harga komoditas cabai cenderung naik sedikit. 


"Dan juga tadi dipantau harga beras turun, ada komoditas cabai yang naik sedikit, jadi Alhamdulillah pangan di bulan suci Ramadhan cukup stabil," paparnya.

Mentan menjelaskan bahwa beras dan minyak goreng produksinya naik sehingga ketersediaan stoknya lebih dari cukup untuk bulan Ramadan.

"Karena tidak ada alasan dimana produksi khususnya yang strategis, beras, migor (minyak goreng) itu lebih dari cukup stoknya, banyak produksinya naik sesuai BPS," kata dia. 

Oleh sebab itu, menurut Amran, sudah tidak ada alibi yang bisa digunakan para oknum pengusaha untuk menaikkan harga pangan di atas HET 

"Jadi tidak ada alasan pengusaha menaikkan harga, kami sudah sepakat, kami sudah rapat koordinasi dengan Pak Menko dengan pak Kapolri koordinasi bilamana ada menaikkan harga di atas HET akan ditindak," tegasnya.

Untuk mencegah kenaikan harga, kata Mentan, operasi pasar akan rutin dilakukan selama Ramadan. Apabila ditemukan pelanggaran, akan dikenakan sanksi administrasi.

"Sanksi administrasi bila masi tidak mematuhi aturan disegel," demikian penuturan Amran.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya