Berita

Anak Kapolda Kalsel pamer kemewahan/Net

Hukum

Anaknya Flexing, Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Ternyata Belum Serahkan LHKPN

SENIN, 03 MARET 2025 | 14:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Anaknya flexing, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan ternyata belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu diungkapkan langsung Tim Jurubicara KPK, Budi Prasetyo saat ditanya terkait tidak munculnya nama Rosyanto dalam situs e-LHKPN KPK. Padahal, Rosyanto telah dilantik sebagai Kapolda Kalsel sejak 29 November 2024, dan sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Kalsel.

"Berdasarkan database kami, yang bersangkutan belum menyampaikan LHKPN," kata Budi kepada wartawan, Senin, 3 Maret 2025.


Untuk itu, KPK mengingatkan agar Rosyanto segera memenuhi kewajibannya sebagai penyelenggara negara untuk menyerahkan LHKPN. 

Sebagai instrumen pencegahan korupsi kata Budi, setiap pelaporan LHKPN akan dilakukan analisis administratif, kemudian dipublikasikan sebagai bentuk transparansi bagi masyarakat.

"KPK terbuka untuk memberikan perbantuan dalam pengisian dan pelaporan jika mengalami kendala. Sehingga pelaporan LHKPN dapat dipenuhi secara patuh, baik patuh dalam ketepatan waktu maupun patuh dalam kelengkapan pengisiannya," pungkas Budi.

Kekayaan Rosyanto menjadi sorotan publik setelah anaknya, Ghazyendha Aditya Pramana melakukan flexing atau pamer kekayaan di media sosial.

Viralnya aksi pamer kemewahan tersebut berawal dari unggahan foto-foto perayaan ulang tahun Kapolda Kalsel yang diunggah di akun media sosial milik Ghazyendha. 

Selain itu, Ghazyendha juga memamerkan foto sedang naik private jet hingga berbelanja barang mewah. Istri Rosyanto juga turut disorot karena kerap mengunggah foto menggunakan tas mewah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya