Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Zelensky Dapat Dukungan Kuat di Eropa, Euro Rebound - Greenback Terjerembab

SENIN, 03 MARET 2025 | 13:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Euro menguat setelah lebih dari dua pekan tertekan oleh Dolar AS. Begitu juga dengan Poundsterling yang ikut menguat setelah Eropa memimpin upaya terbaru untuk perdamaian di Ukraina.

Dikutip dari Reuters, Euro menguat 0,4 persen menjadi 1,0417 Dolar AS pada perdagangan Senin siang, 3 Maret 2025. Akhir pekan lalu, Euro berada di posisi 1,0360 Dolar AS, setelah Presiden Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berselisih dalam pertemuan luar biasa di Ruang Oval, Gedung Putih.

Negara-negara Eropa terus mendukung Zelensky. Ia bahkan mendapat sambutan hangat dalam kunjungannya ke London sehari setelah pertemuan dengan Donald Trump. 


Imbas itu, Poundsterling naik 0,2 persen menjadi 1,2604 Dolar AS.

Analis mengatakan, momentum Eropa menuju kesepakatan Ukraina telah memberikan dorongan bagi Euro. 

Dolar Kanada dan Peso Meksiko melesat setelah Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Howard Lutnick, mengisyaratkan tarif yang akan mulai berlaku Selasa bisa mungkin tidak mencapai 25 persen seperti yang dikatakan Trump sebelumnya. 

Dolar Australia dan Selandia Baru rebound dari posisi terendah satu bulan.

Dolar Australia menguat 0,2 persen menjadi 0,6219 Dolar AS, sementara Dolar Selandia Baru bertambah 0,1 persen menjadi 0,5602 Dolar AS.

Yen menguat 0,1 persen menjadi 150,46 per Dolar AS.

Yuan China mendatar di posisi 7,2948 per Dolar AS dalam perdagangan offshore.

Indeks Dolar AS (Indeks DXY), yang mengukur greenback terhadap Euro, Yen, Dolar Kanada, dan lainnya, turun 0,1 persen menjadi 107,21 siang ini.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya