Berita

Banjir terjadi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu, 2 Maret 2025/RMOLJatim

Nusantara

7 Kecamatan di Gresik Kebanjiran, Warga Sulit Berbuka Puasa

MINGGU, 02 MARET 2025 | 21:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten Gresik Jawa Timur kebanjiran.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Sukardi mengatakan, banjir terjadi akibat luapan Kali Lamong dan Bengawan Solo.

"Daerah yang terendam banjir luapan Kali Lamong terjadi di Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme dan Menganti dengan ketinggian air bervariatif mulai selutut orang dewasa hingga sekitar 1 meter," ujar Sukardi kepada Kantor Berita RMOLJatim, Minggu, 2 Maret 2025.


Sementara luapan dari Bengawan Solo membuat wilayah Gresik Utara banjir, seperti Kecamatan Bungah, Manyar, dan Dukun.

"Dampak dari banjir yang terjadi ini telah menyebabkan sejumlah jalan raya, fasilitas umum dan ratusan rumah warga terendam. Kami juga sudah mengungsikan warga terdampak paling parah ke posko pengungsian," sambungnya.

BPBD Gresik juga sudah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk menangani banjir, mulai dari Balai Besar Bengawan Solo (BBWS), BPBD Jawa Timur, serta relawan desa dan pemerintah setempat.

"Termasuk dengan DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) Kabupaten Gresik untuk penanganan lanjutan,” tegasnya.

Sementara, salah seorang warga Desa Boboh, Kecamatan Menganti bernama Sari mengatakan, banjir belum kunjung surut akibat adanya tanggul jebol.

"Ada tanggul jebol di Boboh Kidul, makanya airnya tidak kunjung surut, malah meninggi di beberapa titik. Ketinggian mencapai 50 cm sehingga warga tidak bisa masak dan ndak punya makanan untuk berbuka (puasa)," kata Sari.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya